Diduga Tak Puas dengan Hasil Pengumuman CPNS, Seorang Warga Serang Anggota Brimob dengan Panah

Kompas.com - 01/08/2020, 11:00 WIB
Ilustrasi penembakan ShutterstockIlustrasi penembakan
Editor Setyo Puji

 

KOMPAS.com - Dua anggota Brimob yang bertugas di Kabupaten Yalimo, Papua, terpaksa harus dievakuasi ke Jayapura akibat luka yang diderita.

Pasalnya, mereka terluka akibat diserang menggunakan panah oleh pelaku berinisial ZW warga setempat. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (30/7/2020).

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw membenarkan insiden tersebut.

Dua anggota Brimob yang terluka akibat terkena panah itu akan segera dievakuasi untuk mendapat pertolongan medis.

"Rencananya korban akan dievakuasi ke Jayapura hari ini menggunakan pesawat," kata dia, Jumat (31/7/2020).

Baca juga: Seorang Pria Serang Pos Polisi di Yalimo, 2 Brimob Terluka

Dari penyelidikan sementara yang dilakukan, Paulus mengatakan motif pelaku melakukan penyerangan itu diduga karena tidak puas dengan hasil pengumuman CPNS.

"Dugaan (pelaku) kecewa dari hasil pengumuman CPNS," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Yalimo, AKBP Ahmad Khairudin menjelaskan, saat kejadian itu pelaku diketahui sedang berjalan bersama dengan 14 rekannya.

Namun, tiba-tiba ZW melakukan penyerangan kepada pos yang di dalamnya ada sejumlah anggota Brimob yang berjaga dengan menggunakan panah.

Setelah melukai dua anggota Brimob itu, petugas lainnya yang berjaga langsung melumpuhkan pelaku penyerangan tersebut.

"Anggota kami dua orang mengalami luka akibat kena panah, satu kena di bagian paha kiri dan satu di bagian kaki, sementara dari pihak penyerang satu orang meninggal dunia kena tembakan," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan pasca-kejadian itu kondisi keamanan di wilayah tersebut telah kondusif.

Penulis : Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi | Editor : Robertus Belarminus



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Regional
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Regional
Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

Regional
Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Regional
Santri Jember Laporkan Gus Nur karena Dianggap Menghina NU

Santri Jember Laporkan Gus Nur karena Dianggap Menghina NU

Regional
Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Regional
Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Regional
Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Regional
Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Regional
Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Regional
Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Regional
Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Regional
Ada Lima Warga Bernama “Tuhan” Dalam DPT Pilkada Jember 2020

Ada Lima Warga Bernama “Tuhan” Dalam DPT Pilkada Jember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X