Cerita Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih, Ditembak Polisi dan Terperosok ke Sungai

Kompas.com - 31/07/2020, 13:42 WIB
Sapi kurban di Blitar mengamuk akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas, Kamis (30/7/2020).. IstimewaSapi kurban di Blitar mengamuk akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas, Kamis (30/7/2020)..

KOMPAS.com - Sejumlah sapi kurban berulah saat hendak dijadikan kurban pada Kamis (30/7/2020).

Salah satunya sapi milik Gunawan (52, warga Jalan Supriyadi, Kota Blitar, Jawa Timur.

Sapi tersebut mengamuk dan berlari-lari di seputar kawasan Jalan S Supriyadi dan utara Jalan Borobudur.

Baca juga: Baca juga: 23 Sapi Kurban Dipotong di Masjid At Tin, Sumbangan Keluarga Cendana

Akibatnya, pengguna kendaraan terpaksa menghindar dan membuat lalu lintas macet.

Sapi tersebut terus mengamuk dan masuk ke warung ada di kawasan Jalan WR Supartaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah 1,5 jam belum bisa dijinakkan dan dianggap membahayakan warga, polisi terpaksa menembak mati sapi kurban tersebut, sekitar pukul 15.28 WIB.

"Polisi lakukan tindakan terukur untuk melumpuhkan sapi tersebut dengan penembakan dua kali," kata Kepala Sub Bagian Humas Iptu Achmad Rochan

 

Sapi terperosok ke sungai

Ilustrasi sapiShutterstock Ilustrasi sapi

Sementara itu, peristiwa serupa juga terjadi di Depok, Jawa Barat. Dua ekor sapi di tempat berbeda terperosok ke sungai saat hendak diturunkan dari mobil.

Peristiwa pertama terjadi di Perumahan Pondok Permai Sukmajaya pada Rabu (29/7/2020) tengah malam.

Sapi tersebut dievakuasi menggunakan beberapa jenis tali tambang dan bisa diselamatkan dalam keadaan hidup.

"Kami tiba di lokasi sekitar pukul 23.45, selesai evakuasi sekitar pikul 02.40," ujar Kepala Bidang Penanggulangan DPKP Kota Depok, Denny Romulo.

 

Baca juga: Baca juga: Ini Pengakuan Mantan Bartender Usai Ditangkap karena Racik Brownies Ganja

Peristiwa kedua terjadi pada Kamis (30/7/2020) di Kompleks Taman Duta, Cimanggis.

Saat itu, sapi kurban mengamuk saat mobil yang mengangkutnya berhenti dan sapi itu hendak diturunkan.

Menurut Denny, sapi tersebut tercebur ke sungai. Bersama warga, petugas menggunakan beberapa balok kayu yang dimiringkan untuk mengevakuasi sapi tersebut.

"Kami tiba di Taman Duta pukul 10.10, selesai sekitar pukul 10.40," kata Denny.

(Penulis: M Agus Fauzul Hakim, Vitorio Mantalean | Editor: Robertus Belarminus, Egidius Patnistik)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.