Banjir di Sorong karena Galian Tambang, Gubernur: Izin Akan Kami Tinjau

Kompas.com - 30/07/2020, 22:55 WIB
Hutan Lindung di Rusak Para penambang Galian C Maichel KOMPAS. comHutan Lindung di Rusak Para penambang Galian C

SORONG, KOMPAS.com - Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Sorong, Provinisi Papua Barat pada 15 Juli 2020 memakan lima korban jiwa.

Adapun Wali Kota Sorong Lambert Jitmau sebelumnya mengatakan, penyebab banjir dan tanah longsor disebabkan adanya pertambangan galian c yang beroperasi di wilayah Kota Sorong.

Menindaklanjuti itu Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan di dampingi Lambertus melihat kondisi areal tambang galian c di kelurahan Matalamagi KM 10 Kota Sorong Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Wali Kota Tuding Tambang Galian C Penyebab Banjir dan Longsor di Sorong

Melihat galian tambang yang membuat hutan rusak, Gubernur berjanji akan meninjau kembali izin tambang yang sudah dikeluarkan.  

"Izin yang sudah dikeluarkan akan kami tinjau kembali karena kondisi hutan lindung hampir sebagian besar mengalami kerusakan dan ini bahkan membahayakan keselamatan warga sekitar," kata Dominggus.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Sorong Naik Jadi 5 Orang

Gubernur menjelaskan, pelaku usaha galian c punya tanggung jawab di areal kerja mereka. Salah satunya dengan memperhatikan drainase lingkungan warga.

Gubernur mengakui izin galian c memang berasal dari Pemprov Papua Barat. Namun, atas rekomendasi pemerintah kota dan kabupaten.

"Akibat bencana banjir dan tanah longsor, pemerintah provinsi akan meninjau kembali izin tersebut. Meski di lain sisi masyarakat yang bekerja di areal galian c membutuhkan makan, tetapi aturan harus kita tegakan," tutur Gubernur.

Anggota LSM Sorong Peduli Lingkungan Eko mengatakan, terdapat keluhan masyarakat sejak tahun 2018.

Masyarakat menyebut tidak ada penyelesaian antara pemilik tambang galian c dan warga setempat.

"Dari keluhan warga tak hanya banjir saja, tetapi operasional truk pengangkut galian c membuat jalan berdebu sehingga membuat masyarakat bisa berdampak pada gangguan pernapasan," ucapnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Regional
Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siap Perang

Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siap Perang

Regional
2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

Regional
Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Regional
Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Regional
Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Regional
Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Regional
Terungkap, Ini Motif Mbak Ida Pamer Celana Dalam Saat Naik Motor

Terungkap, Ini Motif Mbak Ida Pamer Celana Dalam Saat Naik Motor

Regional
Positif Covid-19, Ketua KPU Muratara Sempat Hadiri Rakor Pilkada di Palembang

Positif Covid-19, Ketua KPU Muratara Sempat Hadiri Rakor Pilkada di Palembang

Regional
Diduga Terlibat Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 7 Orang Ditangkap, Satu di Antaranya Perempuan

Diduga Terlibat Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 7 Orang Ditangkap, Satu di Antaranya Perempuan

Regional
Viral, Video Sopir Ambulans Pengantar Jenazah Covid-19 di Minahasa Utara Dipukul

Viral, Video Sopir Ambulans Pengantar Jenazah Covid-19 di Minahasa Utara Dipukul

Regional
'Nasinya Lembek dan Lengket Seperti Lem, Kami Tak Berani Makan'

"Nasinya Lembek dan Lengket Seperti Lem, Kami Tak Berani Makan"

Regional
RS Lapangan di Malang Bisa Ditempati Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

RS Lapangan di Malang Bisa Ditempati Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

Regional
Detik-detik Evakuasi Pesut Berusia 30 Tahun di Riau, Sempat Lolos dari Jaring

Detik-detik Evakuasi Pesut Berusia 30 Tahun di Riau, Sempat Lolos dari Jaring

Regional
4 Penyelanggara Pemilu Positif Covid-19, Tahapan Pilkada Sumbar Tetap Lanjut

4 Penyelanggara Pemilu Positif Covid-19, Tahapan Pilkada Sumbar Tetap Lanjut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X