Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 22 Kg Sisik Trenggiling

Kompas.com - 30/07/2020, 22:55 WIB
Trenggiling dewasa. shutterstock.com/positivesnapshotTrenggiling dewasa.

PADANG, KOMPAS.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat dan Polres Pasaman Barat menggagalkan penyelundupan 22 kilogram sisik trenggiling (Manis Javanica) siap edar dari Sumatera Utara.

Bagian tubuh satwa yang dilindungi itu disita di Nagari atau Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, Kamis (30/7/2020).

Selain mengamankan sisik, petugas gabungan juga menangkap tiga pelaku yang diduga komplotan penjual satwa yang dilindungi. Mereka masing-masing berinisial S (68), R (44) dan IS (41).

"Kita berhasil mengamankan tiga pelaku yang diduga penjual bagian tubuh satwa dilindungi dengan barang bukti 22 kilogram sisik trenggiling," kata Pengendali Ekosistem BKSDA Sumbar Ade Putra yang dihubungi Kompas.com, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Sisir Hutan Riau Jelang Global Tiger Day, Petugas Temukan Jerat Harimau hingga Perangkap Trenggiling

Ade mengatakan, satu pelaku berasal dari Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Ia merupakan pemilik atau toke barang terlarang tersebut.

Sedangkan dua orang lagi adalah warga Nagari Ujung Gaging, Kecamatan Lembah Malintang, yang berperan sebagai perantara dan penjual.

Awalnya, petugas mendapat informasi dari Tim Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) bahwa di daerah Muaro Bungo, Jambi, terjadi perdagangan organ tubuh satwa yang dilindungi dari Kabupaten Pasaman Barat.

Selanjutnya, tim Balai Besar TNKS berkoordinasi dengan BKSDA Sumatera Barat dan mendalami asal usul perdagangan satwa tersebut di Kabupaten Pasaman Barat.

Sementara itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP Sugeng Hariyadi mengatakan, dari hasil pengumpulan data, diketahui beberapa orang pelaku telibat dalam jaringan perdagangan satwa yang dilindungi antar-provinsi (Sumut, Sumbar, Jambi) dan beberapa wilayah lainnya.

Baca juga: Penjual Sisik Trenggiling Ditangkap di Pasaman, Calon Pembelinya Buron

Dalam aksinya, pelaku menawarkan sisik trenggiling kepada pembeli seharga Rp 3 juta per kilogram.

"Pelaku terancam pasal 21 ayat 2 huruf d dan pasal 40 ayat 2 Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan denda maksimal seratus juta rupiah," kata Sugeng.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X