Terdakwa Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Dituntut 2 Tahun Penjara

Kompas.com - 30/07/2020, 20:45 WIB
Terdakwa IYA saat mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMATerdakwa IYA saat mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Pengadilan Negeri (PN) Sleman menggelar sidang lanjutan kasus susur Sungai Sempor yang menyebabkan 10 siswa SMP Negeri 1 Turi meninggal dunia dengan agenda pembacaan tuntutan.

Di dalam sidang ini, terdakwa IYA (36) dituntut 2 tahun penjara.

Sidang kasus susur sungai dengan aganda pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) digelar mulai pukul 12.46 WIB dan berlangsung selama 5 jam.

Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Annas Mustaqim.

Baca juga: Tiga Terdakwa Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Didakwa Pasal Kelalaian

Di dalam persidangan, jaksa penuntut umum (JPU) membacakan keterangan saksi-saksi sebanyak 39 orang, baik dari peserta susur sungai, keluarga korban, kepala sekolah, hingga keluarga terdakwa.

Sedangkan keterangan saksi ahli yang dibacakan sebanyak empat orang, mulai dari SAR, Kwartir Cabang Pramuka Sleman, psikolog RSUP Dr Sardjito hingga pakar hukum pidana UGM.

"Terdakwa IYA terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan perbuatan karena kesalahanya atau kelalaiannya menyebabkan orang lain mati dan orang lain luka-luka," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sihid saat membacakan amar tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Kamis (30/07/2020).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai perbuatan terdakwa IYA yang saat peristiwa terjadi berstatus sebagai pembina Pramuka SMP Negeri 1 Turi telah memenuhi unsur pasal Pasal 359 KUHP dan 360 (2) KUHP Jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa IYA dengan hukuman penjara selama dua tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," ucapnya.

Hal-hal yang memberatkan lanjutnya perbuatan terdakwa mengakibatkan korban meninggal 10 orang dan luka ringan sebanyak 5 orang.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Regional
Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Regional
Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Regional
Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Regional
Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Luas TPS Pilkada 2020 Minimal 60 Meter Persegi

KPU Tetapkan Luas TPS Pilkada 2020 Minimal 60 Meter Persegi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X