Langgar PSBB, Sopir Angkot di Ambon Dikenai Denda Rp 250.000

Kompas.com - 30/07/2020, 19:35 WIB
Petugas Dinas Perhubungan Kota Ambon mendata para sopir angkutan kota yang membuat pelanggaran karena mengangkut penumpang lebih dari ketentuan saat operasi penertiban di lakukan di Jalan Jenderal Sudirman AMbon, Kamis (30/7/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYPetugas Dinas Perhubungan Kota Ambon mendata para sopir angkutan kota yang membuat pelanggaran karena mengangkut penumpang lebih dari ketentuan saat operasi penertiban di lakukan di Jalan Jenderal Sudirman AMbon, Kamis (30/7/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Sejumlah angkotan kota yang beroprasi di Kota Ambon dikenai sanksi saat aparat gabungan petugas perhubungan kota Ambon dibantu aparat TNI, Polri dan petugas Satpol PP menggelar razia di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Ambon, Kamis (30/7/2020).

Para sopir angkot dikenai sanksi lantaran kedapatan memuat penumpang melebihi ketentuan yang diatur dalam Peraturan Wali Kota Ambon tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Dalam perwali tentang PSBB di Kota Ambon, setiap angkot hanya diwajibkan memuat penumpang setengah dari kapasitas muat.

Hendrik, salah seorang sopir mengaku ikut terkena razia dan diwajibkan membayar denda karena memuat penumpang lebih dari setengah.

Baca juga: Kepala BPOM Ambon dan 25 Pegawainya Positif Corona

“Saya muat tujuh orang penumpang dan langsung diberi sanksi, jadi bayar denda sebesar Rp 250.000 ini sudah ambil slip dan mau urusan dengan kantor dinas perhubungan,” kata Ongen, kepada waratwan di kawasan tersebut.

Ongen mengatakan, aturan tersebut telah diketahuinya sebelumnya sehingga saat terkena razia ia hanya bisa pasrah.

Ia pun berharap aturan tersebut dapat diterapkan tanpa pandang bulu.

“Mau bagaimana lagi sudah kaya gini kita ikut saja, yang penting jangan pilih-pilih,” ujar dia.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Roby Sapulette mengatakan, saat PSBB diberlakukan, petugas hanya melakukan pengawasan di pos pemantau yang tersebar di beberapa ruas jalan.

Namun, setelah memasuki PSBB transisi pos tersebut telah dicabut sehingga pihaknya melakukan patroli di lapangan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Sulsel Tunjuk 7 Pjs Gantikan Bupati yang Cuti Kampanye, Ini Rinciannya...

Gubernur Sulsel Tunjuk 7 Pjs Gantikan Bupati yang Cuti Kampanye, Ini Rinciannya...

Regional
Kota Malang Masih Zona Merah, Jalan Ijen Ditutup Saat Akhir Pekan

Kota Malang Masih Zona Merah, Jalan Ijen Ditutup Saat Akhir Pekan

Regional
Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Regional
3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

Regional
Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Regional
Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Regional
Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Regional
Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Regional
Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Regional
Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Regional
Gegara Kata 'Nyawiji', Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Gegara Kata "Nyawiji", Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Regional
Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Regional
Seorang ASN Kesbangpol Kudus Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Kantor

Seorang ASN Kesbangpol Kudus Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Kantor

Regional
Sekolah Tatap Muka Masuk Tahap Finalisasi, Risma: Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Sekolah Tatap Muka Masuk Tahap Finalisasi, Risma: Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Regional
Kemudi Rusak, Truk Tangki Tabrak Rumah di Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas

Kemudi Rusak, Truk Tangki Tabrak Rumah di Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X