Ada Rekomendasi Luhut, Mineral Langka Bangka Belitung Thorium Akan Dijadikan Listrik

Kompas.com - 30/07/2020, 11:40 WIB
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman dalam webinar internasional bertema International Marketing Strategy of Muntok White Pepper Through Commodity Physical Market melalui aplikasi pertemuan virtual zoom, Selasa (28/7/2020).
DOK. Humas Pemprov Kepulauan Bangka Belitung / SaktioGubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman dalam webinar internasional bertema International Marketing Strategy of Muntok White Pepper Through Commodity Physical Market melalui aplikasi pertemuan virtual zoom, Selasa (28/7/2020).

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Potensi energi listrik dari energi baru dan terbarukan ( EBT) terus menjadi perhatian berbagai pihak.

Salah satunya dari Kepulauan Bangka Belitung yang mengulik peluang mineral ringan jenis thorium sebagai bahan baku energi listrik. 

"Saat ini kami sedang mengarah kepada pengelolaan Logam Tanah Jarang (LTJ), untuk itu thorium harus dimanfaatkan menjadi bahan bakar," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Nuklir dari Thorium, Masa Depan Energi Indonesia?

ThorCon bawa rekomendasi Menko Maritim Luhut 

Guna memuluskan rencana tersebut, pemprov saat ini menggagas kerja sama dengan ThorCon International Pte. Ltd.

Dalam waktu dekat kedua belah pihak bakal menyepakati nota kesepahaman (MoU).

Chief ThorCon Indonesia, Bob S. Effendi mengatakan, teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT) yang akan dikembangkan sangat aman karena tidak memiliki tekanan, ini berbeda dengan nuklir.

"Ini kami jamin aman, ini berbeda dengan nuklir yang memiliki tekanan, kalau thorium tidak memiliki tekanan," ungkap Bob saat pertemuan di kantor gubernur.

Dalam pertemuan ini, Bob S. Effendi juga membawa surat rekomendasi dari Menko Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan.

Baca juga: Thorium Bisa Jadi Sumber Energi Listrik Alternatif

Thorium sebagai pengganti batu bara

Ke depan, thorium akan dimanfaatkan dan digunakan untuk menggantikan penggunaan batu bara.

Thorium merupakan mineral langka yang diyakini bagian dari mineral ikutan saat proses penambangan timah dilakukan.

Mineral ini menjadi incaran dunia karena selain sumber listrik juga berpotensi dijadikan bahan persenjataan.

Menurut Bob S. Effendi, regulasi terbaru yang memberikan indikasi arah maju (green light) untuk pembangunan PLTN yakni Kepmen 39K/20/MEM/2019 (RUPTL 2019-2028 (persiapan pembangunan PLTN) dan Perpres No.18 tahun 2020-RPJMN 2020-2024 (Pembangunan PLTN paska 2024, periode 2020-2024 dimulai dengan beberapa kajian).

Baca juga: PT Timah Mulai Menambang Uranium dan Thorium

Nuklir Thorium aman

Dari aspek keselamatan, banyak para ahli nuklir setuju dan telah menyimpulkan bahwa secara teoritis teknologi ThorCon MSR memiliki tingkat keselamatan yang tinggi.

Dari segi ekonomi, dengan adanya PLTT di Babel juga akan berpotensi menurunkan tarif listrik, dan ini membawa dampak positif bagi industri elektronik berbasis IT.

"Dengan tarif listrik terjangkau, mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri bahkan akan menjadi pusat dunia teknologi nuklir generasi terkini," ungkapnya.

ThorCon ingin berinvestasi mengembangkan dan membangun PLT Thorium 500 MW tanpa APBN. Nantinya akan menjual listrik kepada PLN dengan kisaran harga yang kompetitif dengan batu bara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejari Lhokseumawe Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pengaman Pantai Senilai Rp 4,9 M

Kejari Lhokseumawe Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pengaman Pantai Senilai Rp 4,9 M

Regional
Video Viral Artis TikTok Gelar Acara Jumpa Fan, Penggemar Berkerumun Tanpa Jaga Jarak

Video Viral Artis TikTok Gelar Acara Jumpa Fan, Penggemar Berkerumun Tanpa Jaga Jarak

Regional
Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Tegal Batal Divaksin karena Alasan Kesehatan

Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Tegal Batal Divaksin karena Alasan Kesehatan

Regional
'Olus Itu Tulang Punggung Keluarga, Dia Telah Pergi, Kini Keluarganya Kehilangan Segalanya'

"Olus Itu Tulang Punggung Keluarga, Dia Telah Pergi, Kini Keluarganya Kehilangan Segalanya"

Regional
Kasus Covid-19 Selama PPKM di Banyumas Menunjukkan Tren Menurun

Kasus Covid-19 Selama PPKM di Banyumas Menunjukkan Tren Menurun

Regional
Satgas Tipikor Selidiki 4 Kasus Dugaan Korupsi, 10 Pejabat Pemkot Tegal Diperiksa

Satgas Tipikor Selidiki 4 Kasus Dugaan Korupsi, 10 Pejabat Pemkot Tegal Diperiksa

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Januari 2021

Regional
Polisi Sebut Perumahan di Lokasi Longsor yang Tewaskan 40 Orang Langgar Aturan

Polisi Sebut Perumahan di Lokasi Longsor yang Tewaskan 40 Orang Langgar Aturan

Regional
Tangis Haru Keluarga Menyambut Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 di Ende, NTT

Tangis Haru Keluarga Menyambut Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 di Ende, NTT

Regional
Jadi Orang Pertama Divaksin, Bupati Jepara: Seperti Digigit Semut Hitam Bukan Semut Merah

Jadi Orang Pertama Divaksin, Bupati Jepara: Seperti Digigit Semut Hitam Bukan Semut Merah

Regional
PPKM Jilid 2 di Jateng, PKL Bakal Dibuatkan Aplikasi Khusus Jualan

PPKM Jilid 2 di Jateng, PKL Bakal Dibuatkan Aplikasi Khusus Jualan

Regional
Bikin Fans Berkerumun, Seorang Artis TikTok Diperiksa Polisi

Bikin Fans Berkerumun, Seorang Artis TikTok Diperiksa Polisi

Regional
Dua Kepala Daerah di DIY Positif Covid-19 , Sekda: Makan Tidak Usah Bareng-bareng

Dua Kepala Daerah di DIY Positif Covid-19 , Sekda: Makan Tidak Usah Bareng-bareng

Regional
Kesal Harga Turun, Seorang Peternak Buang Telur Ayamnya ke Sawah, Videonya Viral

Kesal Harga Turun, Seorang Peternak Buang Telur Ayamnya ke Sawah, Videonya Viral

Regional
5 Kabupaten di Papua Telah Terapkan Sekolah Tatap Muka

5 Kabupaten di Papua Telah Terapkan Sekolah Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X