Video Viral Tukang Ojek Menangis Ditipu Penumpang, Mengaku Linglung Saat Motornya Dibawa Kabur

Kompas.com - 30/07/2020, 10:17 WIB
Tukang Ojek bernama Puji Santoso menangis setelah motornya dibawa kabur penumpang yang mengaku anggota intel, Rabu (30/7/2020). Dok. Tangkap layar video Instagram Info SerangTukang Ojek bernama Puji Santoso menangis setelah motornya dibawa kabur penumpang yang mengaku anggota intel, Rabu (30/7/2020).

LEBAK, KOMPAS.com - Tukang Ojek bernama Puji Santoso (59) menangis lantaran sepeda motornya dibawa kabur penumpang. 

Puji mengatakan, awalnya dia tidak curiga terhadap penumpang yang meminta diantar ke Rangkasbitung, Lebak, dan ternyata penipu yang kelak akan bawa kabur motornya.

Penumpang tersebut naik dari Pasar Rau, Kota Serang, dan mengaku hendak ke Rangkasbitung yang berjarak sekitar 40 kilometer.

Dia meminta diantar menggunakan ojek Puji dan menjanjikan bayaran Rp 300.000.

Baca sebelumnya: Viral Tukang Ojek Menangis Motornya Dibawa Kabur Penumpang, Awalnya Dijanjikan Dibayar Rp 300.000

Seperti kena hipnotis saat motor dipinjam penumpang

Namun, saat sampai di Rangkasbitung, motor Puji dibawa kabur dengan dalih dipinjam untuk menjemput temannya.

"Saya seperti linglung saat dia pinjam kunci motor, pengin menolak, tapi susah ngomongnya, mulut kayak dikunci," jelas Puji kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (29/7/2020) malam.

Puji mengatakan tidak tahu apakah dirinya dihipnotis hingga sulit untuk menolak. Padahal, dirinya sudah tahu betul ada modus penipuan seperti itu.

Namun, yang terjadi saat itu, pikirannya kosong dan tidak ingat sama sekali modus tersebut hingga merelakan motornya dipinjam.

Baca juga: 5 Pencuri 9 Kerbau di Cilegon Ditangkap, Salah Satunya Diduga Sekuriti PT KIEC

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Kisah tentang Warga Serang yang berprofesi sebagai ojek kemudian ditipu dan motornya dibawa kabur di Rangkas. Semoga pelakunya segera mendapatkan hidayah dan bisa hidup tenang! Warga Serang, yang tahu rumah bapaknya boleh DM Admin, Insya Allah #infoserang akan open donasi untuk bapaknya. Turut prihatin atas kejadian ini, semoga bapaknya bisa mendapatkan rezeki yang JAUH lebih baik. Yakin ada hikmah dibalik suatu musibah. Info detail via @inforangkasbitung Kronologi: Rabu, 29 Juli 2020 sekitar pukul 14.30 WIB. Jadi ceritanya Bapak Ojek Ini antar penumpang dari Pasar Rau ke Rangkasbitung, sang penumpang minta turun di Pujasera Balong. Penumpang tersebut lantas pesan tiga mie instan di warung Pujasera. Setelah pesan, si Bapak diminta tunggu di sana, sementara penumpang pinjam motor bapaknya untuk jemput temannya. Namun, sejak pukul setengah tiga hingga menjelang magrib tadi penumpang dan motornya tidak balik. Bapaknya menangis, ditolong warga dan para pedagang di Balong. Saat ini sudah diantar pulang ke rumahnya di Serang. Ciri-ciri penumpangnya menurut keterangan si bapak, laki-laki perutnya buncit memakai baju warna biru langit. Slide berikutnya adalah STNK motor si bapak ojek. #inforangkasbitung

A post shared by Info Serang (@infoserang) on Jul 29, 2020 at 7:50am PDT

 

Menunggu 15 menit, lalu sadar kena tipu

Puji yang menunggu di sebuah warung di Kawasan Balong Rangkasbitung, kemudian menyadari bahwa motornya dibawa kabur setelah menunggu sekitar 15 menit.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Sulut Tangkap 3 Orang Sindikat Pengedar Sabu Antar-provinsi

Polda Sulut Tangkap 3 Orang Sindikat Pengedar Sabu Antar-provinsi

Regional
Dapat Nomor Urut 2, Paslon Petahana Pilkada Trenggalek Akan Berkampanye Penuh Cinta

Dapat Nomor Urut 2, Paslon Petahana Pilkada Trenggalek Akan Berkampanye Penuh Cinta

Regional
Tracing Pegawai Dinkes DIY Meninggal karena Covid-19, Ini Hasilnya

Tracing Pegawai Dinkes DIY Meninggal karena Covid-19, Ini Hasilnya

Regional
Ini Makna Nomor Urut bagi 3 Pasangan Calon di Pilkada Jember

Ini Makna Nomor Urut bagi 3 Pasangan Calon di Pilkada Jember

Regional
Dapat Nomor Urut 3 di Pilkada Sulut, Olly: Menang Total

Dapat Nomor Urut 3 di Pilkada Sulut, Olly: Menang Total

Regional
Dapat Nomor Urut 1, Cabup Kristiana Muki Ajak Paslon Lain Tolak Kampanye Hitam

Dapat Nomor Urut 1, Cabup Kristiana Muki Ajak Paslon Lain Tolak Kampanye Hitam

Regional
Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat, Calon Petahana di Pilkada Banggai Berencana Gugat KPU

Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat, Calon Petahana di Pilkada Banggai Berencana Gugat KPU

Regional
Seorang Guru dan Anaknya Positif Covid-19, Tertular Suami yang Pulang dari Malang

Seorang Guru dan Anaknya Positif Covid-19, Tertular Suami yang Pulang dari Malang

Regional
Prasasti Soe Hok Gie–Idhan Lubis Dipasang di Puncak Mahameru

Prasasti Soe Hok Gie–Idhan Lubis Dipasang di Puncak Mahameru

Regional
Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Regional
Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Regional
Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X