Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/07/2020, 10:04 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Serang tidak akan menggelar shalat Idul Adha di Alun-alun Kota Serang.

Namun, pelaksanaan shalat diperbolehkan di seluruh masjid yang berada di lingkungan masing-masing.

Hal ini berdasarkan Perwal Nomor 18 Tahun 2020 yang memberikan kelonggaran, termasuk tempat ibadah di masa adaptasi kebiasaan baru.

"Kebijakan dari Pemkot Serang untuk pelaksanaan shalat Idul Adha boleh (dilaksanakan) di masjid di lingkungan masing-masing," kata Wali Kota Serang Syafrudin kepada Kompas.com, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Protokol Shalat Idul Adha, MUI Imbau Warga Bawa Sajadah dan Wudhu di Rumah

Harus memperketat protokol kesehatan

Meski diperbolehkan, dewan kemakmuran masjid (DKM) yang melaksanakan shalat Idul Adha agar menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan.

"Tetap harus dijaga protokol kesehatannya, diperketat," tegas Syafrudin.

Saat ini, Pemerintah Kota Serang terus menekan angka kasus agar menjadi zona hijau.

Ibu kota Provinsi Banten itu kini berada di zona kuning dengan jumlah kasus 35. 

Di antaranya 5 orang masih dirawat, 26 dinyatakan sembuh dan 4 pasien meninggal dunia.

Baca juga: Pemkot Serang Izinkan Warga Shalat Idul Adha di Masjid dan Lapangan

Shalat Idul Adha tingkat Kota Serang dilakukan di empat masjid

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Serang Lukman Hakim mengatakan, berdasarkan hasil kesepakatan bersama Pemkot Serang, pelaksanaan shalat Idul Adha tingkat Kota Serang hanya dilakukan empat masjid.

"Ada beberapa masjid, ada empat masjid hasil kesepakatan dengan Pemkot Serang yang akan menyelenggarakan shalat Idul Adha," kata Lukman kepada Kompas.com, Rabu. 

Keempat masjid itu yakni Masjid Agung Ata Tsauroh, Masjid Al Hukam Polres Serang Kota, Masjid Al Mujahidin di Kompleks Permata, dan Masjid Al Madani di Puspemkot Serang.

"Semua dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.