Kompas.com - 30/07/2020, 06:46 WIB
PT Pertamina, PT Pupuk Kujang, dan PT Rekacipta Inovasi ITB menandatangani perjanjian usaha patungan pendirian pabrik katalis merah putih di kampus ITB, Rabu (29/7/2020) Dok ITBPT Pertamina, PT Pupuk Kujang, dan PT Rekacipta Inovasi ITB menandatangani perjanjian usaha patungan pendirian pabrik katalis merah putih di kampus ITB, Rabu (29/7/2020)

BANDUNG, KOMPAS.com - Sejumlah perusahaan patungan untuk mendirikan pabrik katalis nasional pertama Indonesia di Cikampek.

Sejumlah perusahaan tersebut yakni PT Pertamina, PT Pupuk Kujang dan PT Rekacipta Inovasi ITB.

“Pabrik katalis ini berkapasitas 800 ton per tahun. 100 persen dikmbangkan dan dibangun anak bangsa,” ujar Tim Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalisis (TRKK) ITB, Prof Subagjo di Bandung, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Setelah Ciptakan Ventilator Portabel Vent-I, Peneliti ITB Kembangkan Penyedot Aerosol hingga Inkubator

Pabrik ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan katalis industri pengilangan minyak, industri kimia dan petrokimia, serta industri energi.

Rencananya, pabrik mulai dibangun September 2020 dan mulai produksi triwulan kedua 2021.

“Pengembangan dan pembangunan pabrik ini membuka peluang bagi Indonesia untuk mandiri dalam teknologi proses dan ketahanan energi,” tutur dia.

Baca juga: Setelah Ciptakan Vent-I, Salman ITB Dirikan Lembaga Inovasi Terbuka

 

Urgensi pembangunan

Katalis, sambung Subagjo, merupakan kunci teknologi proses. Hampir seluruh Industri proses, memerlukan katalis.

Misal, industri kimia, petrokimia, pengilangan minyak dan gas, eleokimia, termasuk teknologi energi terbarukan berbasis biomassa dan minyak nabati, memerlukan katalis.

Penguasaan teknologi katalis merupakan langkah awal bagi kemandirian dalam teknologi proses.

Baca juga: UTBK ITB, Panitia Sediakan Masker hingga Sampling Rapid Test

Sementara itu, Indonesia mengimpor hampir seluruh kebutuhan katalis nasional. Pengembangan ini diharapkan bisa meningkatkan kedaulatan teknologi proses nasional.

Plt Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Rita Widayati mengatakan, sebagai perusahaan yang bergerak di industri kimia, Pupuk Kujang sangat bersemangat untuk bersinergi dalam proyek ini.

Rita mengungkapkan, katalis merupakan suatu zat untuk mempercepat laju reaksi kimia pada suhu tertentu yang digunakan dalam proses pengolahan produk migas.

“Proyek pabrik katalis Merah Putih ini akan menjadi hilirisasi dari riset pengembangan katalis yang dilakukan ITB,” tutup dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X