Kompas.com - 30/07/2020, 06:36 WIB
Dari kiri ke kanan: Raffi Ahmad dan Putra Siregar wartakotaDari kiri ke kanan: Raffi Ahmad dan Putra Siregar
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pengusaha ponsel asal Kota Batam, Putra Siregar (25), yang merupakan pemilik PS Store ditetapkan sebagai tersangka kasus ponsel ilegal.

Pada tanggal Juli 2020, Putra Siregar dan barang bukti telah diserahkan ke Kejari Jakarta Timur.

Kasus tersebut berawal pada tahun 2017 lalu. Kala itu pihak Bea Cukai melakaukan peggeledahan toko milik Putra dan menemukan 190 ponsel yang diduga ilegal.

Putra Siregar sang pemilik tidak bisa menunjukkan dokumen kepabeanannya.

Baca juga: Aktif di YouTube, Putra Siregar Pernah Kolaborasi dengan 7 Artis dan YouTuber Ini

Pada tahun 2019, pihak Bea Cuka melakukan penyerahan tahap 1 kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Dan penyerahan kedua dilakukan pada Senin (27/7/2020) di Kejaksaan Negeri.

Barang bukti yang diserahkan adalah 190 ponsel bekas berbagai merek dan uang tunai hasil penjualan sejumlah Rp 61,3 juta.

Selain itu, pihaknya juga akan menyerahkan harta kekayaan yang disita di tahap penyidikan dan akan diperhitungkan sebagai jaminan pembayaran pidana denda dalam rangka pemulihan keuangan negara.

Baca juga: Putra Siregar Sempat Kolaborasi dengan Rizky Billar Sebelum Tersandung Kasus Kepabeaan

Total harta kekayaan yang diamankan adalah uang tunai senilai Rp 500 juta, rumah senilai Rp 1,15 miliar, dan rekening bank senilai Rp 50 juta.

Kasus tersebut sempat diunggah di akun Instagram Bea Cukai Jakarta @bcakanwiljakarta. Bahkan foto Putra Siregar juga ikut diunggah.

Namun belakangan foto tersebut dihapus dengan alasan di foto tersebut tersangka tidak menerapkan protokol kesehatan yaknni tidka menggunakan masker.

Baca juga: Putra Siregar: Saya Hanya Masalah Pabean, Foto Ditampilkan Jelas-jelas, Ini Pembunuhan Karakter...

Selain itu, yang bersangkutan juga masih ditetapkan tersangka dan belum ada penetapan bersalah dari mejelis hakim. Walaupun kasus tersebut sudah berjalan sejak 3 tahun lalu

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kasipidus Kejari) Jakarta Timur Milono mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan berkas perkara agar bisa dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk disidangkan.

"Kami sudah mempersiapkan proses pelimpahan berkas ke pengadilan untuk segera melaksanakan acara persidangan terhadap tersangka PS ini," kata Milono saat dikonfirmasi.

Baca juga: Pemilik PS Store Putra Siregar Ditangkap, Diduga Jual Ponsel Ilegal

Mengaku dijebak dan sebut pesaingan bisnis

Rizky Billar dan Putra Siregar Rizky Billar dan Putra Siregar
Melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com dari Tim Humas Putra Siregar, Rabu (29/7/2020) dini hari, Putra menjelaskan bahwa kejadian penangkapan terhadap dirinya berawal pada tahun 2017.

Ia mengatakan kala itu masih bergabung dalam satu perusahaan. Namun dia tidak menyebut rinci perusahaannya.

Menurutnya ia dijebak dan disuruh beli barang oleh kawannya sendiri yang ternyata barang ilegal.

Putra bercerita pada suatu malam di tahun 2017, rekannya berinisial J menelpon dirinya. J disebutkan mendesak Putra agar membeli barang miliknya.

Baca juga: Pengakuan Putra Siregar: Saya Dijebak, Ini Hanya Persaingan Bisnis dan Itu Barang Teman...

Putra yang belum melihat barang yang ditawarkan meminta agar J mengantar barang tersebut ke salah satu toko di Condet, Jakarta Timur karena waktu sudah cukup malam.

Saat itu Putra mengaku sedang tidak ada di lokasi.

Namun ternyata J dan R datang bersama petugas Bea Cukai Kanwil DKI Jakarta. Mereka pun menyita sejumlah uang tanpa berita acara penyitaan dan penggeledahan.

"Pada saat itu hanya ada karyawan bernama Hatta dan Lewis, toko besarnya cuma 2 x 2 meter," kata Putra Siregar di keterangan tertulisnya.

Baca juga: Profil Putra Siregar, Pemilik PS Store Tersangka Kasus Ponsel BM

Putra terkejut dan menduga kuat ia dijebak karena pedagang ponsel ilegal itu yakni J dan R tidak pernah diproses hukum.

Keduanya diduga tidak diproses sebagaimana Putra Siregar yang diendapkan dan diproses hukum hingga tiga tahun lamanya.

Anehnya lagi, tidak satu pun foto J dan R tersebut terpampang di akun Instagram Bea Cukai Kanwil Jakarta, itu terkait perkembangan kasusnya apakah sudah dilimpahkan ke Jaksa atau belum.

Baca juga: Pemilik PS Store, Putra Siregar, Tersandung Ponsel Ilegal

Belakangan, setelah tiga tahun lamanya, mendadak Putra Siregar ditetapkan tersangka pelanggaran kasus kepabean.

“Tidak sedikit pun saya lari dari kewajiban denda ataupun pajak kepada negara. Saya mau bayar, tapi bagaimana bayarnya? Kami selama ini taat bayar pajak ke negara," ungkap Putra.

Dalam keterangan tertulisnya, Putra mengaku pihaknya membayar kerugian negaranya sebesar Rp 500 juta, padahal jumlahnya hanya Rp 63 juta.

Baca juga: Foto Putra Siregar, Tersangka Kasus Ponsel Ilegal, Dihapus dari Instagram Bea Cukai

Kerap kolaborasi dengan artis dan YouTuber

Ilustrasi. Ilustrasi.
Nama Putra SIregar terbilang cukup dekat dengan banyak pesohor Tanah Air.

Putra bergabung dengan YouTube sejak tahun 2018 lalu. Konten yang disampaikan Putra ini termasuk variatif dan tak hanya membahas soal ponsel.

Putra Siregar kerap berkolaborasi dengan artis Tanah Air. Mulai dari Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Mak Beti dan Babe Cabita, Anji, hingga yang terbaru Rizky Billar, pernah menghiasi vlog miliknya.

Putra Siregar adalah pemilik PS Store yang memiliki slogan "HP Pejabat, Harga Merakyat". Di PS Store, ponsel iPhone bisa dijual jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang dibanderol toko resmi.

Baca juga: 190 Ponsel Milik Bos PS Store, Putra Siregar, Sudah Disita sejak 2017

Bisnis ponselnya menggurita dan cabang PS Store tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia termasuk Hakarta. Di PS Store menyediakan berbagai merek ponsel dengan harga miring.

PS Store banyak sekali menggunakan jasa selebriti untuk meng-endorse tokonya. Dilihat dari akun Instagramnya, para artis yang bekerja sama dengan dirinya antara lain Atta Halilintar, Raffi Ahmad, Baim Wong.

Di akun media sosialnya, Putra Siregar maupun PS Store aktif mengadakan kegiatan-kegiatan sosial. Termasuk menyumbangkan dana untuk mereka yang kesulitan setelah terdampak pandemi Covid-19.

Yang paling baru, Putra Siregar juga berencana memecahkan rekor MURI dengan menyumbangkan 350 hewan kurban di sekuruh Indonesia saat Idul Adha nanti.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Hadi Maulana, Walda Marison, Rintan Puspita Sari | Editor: Farid Assifa, Sandro Gatra, Aprillia Ika, Novianti Setuningsih, Muhammad Idris)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X