Syuting Video Klip, Alasan Pasha Ungu Cat Rambutnya Jadi Pirang

Kompas.com - 30/07/2020, 06:00 WIB
Tuntutan projek video klip “Jangan Menangis Lagi” dari Pasha dan Faladica, Wawali Kota Palu rela rambutnya dicat warna  kuning, Rabu (29/7/2020). KOMPAS.COM/ERNA DWI LIDIAWATITuntutan projek video klip “Jangan Menangis Lagi” dari Pasha dan Faladica, Wawali Kota Palu rela rambutnya dicat warna  kuning, Rabu (29/7/2020).

PALU, KOMPAS.com – Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu menjelaskan, alasan warna rambutnya dicat pirang karena untuk syuting video klip berkolaborasi dengan band Fladica.

“Di cat warna kuning untuk kebutuhan video klip dan Alhamdulillah hari ini project baru kelar,” kata Pasha saat ditemui Kompas.com, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Tanggapan BKD Kota Palu Soal Rambut Pirang Pasha Ungu

Dirinya akan menghitamkan kembali rambutnya dalam waktu dekat.

"Saya akan kembali menghitamkan rambut kalau project video klip selesai," ujarnya.

Dia berharap masyarakat tidak menanggapi berlebihan soal rambutnya yang berwarna pirang.

Baca juga: Demokrat Usung Pasha Ungu Jadi Cawagub Sulteng, Popularitas Jadi Pertimbangan


Dikatakan Pasha, seseorang tidak bisa dinilai dari bentuk luarnya saja.

“Saya ini kan orang seni. Tapi saya tetap berterima kasih kepada siapapun di luar sana, sahabat yang memperhatikan saya sejauh itu, sangat luar biasa. Tapi yakinlah walau rambut berwarna kuning, saya tetap melaksanakan tugas yang sudah menjadi tanggug jawab saya,” ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
Unggahan 'Kacung WHO' Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Unggahan "Kacung WHO" Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Regional
Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Regional
Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X