Prostitusi Online Artis VS: "Deal" Harga, Kirim DP, lalu Pesan Kamar Hotel Berbintang

Kompas.com - 29/07/2020, 22:15 WIB
Ruang PPA Satreskrim Polresta Bandar Lampung, tempat artis VS ditahan sementara terkait prostitusi online. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Ruang PPA Satreskrim Polresta Bandar Lampung, tempat artis VS ditahan sementara terkait prostitusi online.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Terungkapnya praktik prostitusi online yang melibatkan artis FTV berinisial VS menunjukkan sejumlah modus praktik tersebut.

VS ditangkap di dalam kamar hotel bintang empat di bilangan Telukbetung Selatan pada Selasa (28/7/2020) malam.

Dua orang yang diduga sebagai muncikari, MAZ dan MN, turut diamankan personel dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

Ketiganya masih berstatus sebagai saksi atas dugaan kasus praktik prostitusi daring tersebut.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Yan Budi Jaya mengatakan, dari pengungkapan kasus, pihaknya menemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 15 juta dan bukti transfer sebesar Rp 15 juta serta kondom.

Baca juga: Prostitusi Online Artis VS, Rp 15 Juta Ditransfer dan Rp 15 Juta Lagi Tunai

Diduga, uang tersebut adalah harga yang disepakati antara pemesan dengan muncikari.

"Ketiga orang ini, VS, MAZ dan MN adalah warga luar Lampung. Sedangkan si pemesan berinisial S adalah warga Lampung," kata Yan Budi di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (29/7/2020) malam.

Ditawarkan melalui aplikasi pesan

Berdasarkan keterangan ketiga orang yang diamankan itu, penyidik mendapatkan modus yang digunakan untuk bertransaksi.

VS ditawarkan oleh kedua muncikari secara daring melalui aplikasi pesan instan.

Setelah mendapatkan pemesan, muncikari berunding hingga mendapatkan harga yang disepakati.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Regional
Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Regional
Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Regional
Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Regional
Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Regional
Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X