Masuk Zona Hijau Covid–19, 7 Kabupaten di Kalbar Boleh Gelar KBM Tatap Muka

Kompas.com - 29/07/2020, 21:26 WIB
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat Sugeng Hariadi istimewaPlt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat Sugeng Hariadi

PONTIANAK, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengizinkan 7 kabupaten yang masuk zona hijau menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka pada Agustus mendatang.

Ketujuh kabupaten tersebut yakni Kayong Utara, Sekadau, Bengkayang, Singkawang, Sambas, Kapuas Hulu dan Melawi.

“SMA dan SMK yang boleh melaksanakan belajar mengajar tatap muka di awal Agustus, hanya sekolah yang berada di zona hijau dan khusus kelas XII,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar Sugeng Hariadi, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Muncikari di Pontianak Jerat Korbannya dengan Modus Pacaran

Sugeng menerangkan, SMA/SMK yang berada di tujuh kabupaten itu harus segera menyiapkan fasilitas kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan di masa Covid-19.

“Seluruh siswa dan guru yang masuk sekolah nantinya juga harus selalu menggunakan masker,” ucap Sugeng.

Menurut dia, SMA/SMK di zona hijau dan berada di ibu kota kabupaten, belum boleh dibuka sebelum ada hasil rapid test dari siswa dan hasil swab dari para guru.

Dikatakan Sugeng, belajar tatap muka di wilayah zona hijau hanya percobaan.

Baca juga: Warga Pontianak Diizinkan Gelar Resepsi Pernikahan, tapi Pakai Protokol Kesehatan

Jika dalam tiga bulan ke depan kasus Covid-19 terkendali, maka semua kelas bisa dibuka.

“Kalau Pontianak belum boleh buka sekolah. Karena masih zona kuning. Di SKB Menteri itu, sekolah yang boleh dibuka untuk belajar tatap muka hanya di zona hijau,” tegas Sugeng.

Sebelumnya, anggota DPRD Kalimantan Barat Toni Kurniadi meminta pemerintah daerah menunda kegiatan belajar mengajar secara tatap muka meski Kalbar masuk zona hijau.

"Untuk anak didik kita, jangan buat kebijakan coba-coba," kata Toni saat dihubungi, Senin (27/7/2020).

Menurut dia, sebaiknya proses belajar mengajar secara daring terus dilanjutkan.

Jika pun ada masalah terkait dengan kemampuan orangtua dalam menyediakan kuota internet dapat ditanggulangi dengan bantuan pemerintah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X