Cuaca Ekstrem, Pengelola Pendakian Puncak Lawu Perketat Pemeriksaan Perlengkapan Pendaki

Kompas.com - 29/07/2020, 20:29 WIB
Gunung Lawu kembali bertopi  Rabu pagi Sejumlah warga menyaksikan fenomena Gunung Lawu bertopi dari pukul 0600 WIB hingga pukul 0700 WIB. Topi awan di Atas Gunung Lau berbentuk baret. KOMPAS.COM/SUKOCOGunung Lawu kembali bertopi Rabu pagi Sejumlah warga menyaksikan fenomena Gunung Lawu bertopi dari pukul 0600 WIB hingga pukul 0700 WIB. Topi awan di Atas Gunung Lau berbentuk baret.

MAGETAN, KOMPAS.com - Pengelola jalur pendakian Gunung Lawu di Pos Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memperketat pemeriksaan terhadap perbekalan pendaki terkait cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir.

Humas KPH Lawu DS Eko Santosa mengatakan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terhadap pendaki, pengelola mewajibkan setiap pendaki membawa baju hangat dan jaket.

“Pemeriksaan kami perketat, pendaki harus membawa baju hangat dobel dan jaket, harus pakai masker, sarung tangan,” ujar Eko, melalui sambungan telepon, Rabu (29/7/2020).

Eko menambahkan, cuaca ekstrem biasanya terjadi karena adanya badai di puncak Gunung Lawu.

Baca juga: Detik-detik Seorang Pendaki Gunung Lawu Hilang dan Ditemukan Tewas, Berawal Antar Rekannya Buang Air

Suhu terendah saat ini mencapai 3 derajat celcius pada malam hari pukul 00.00 WIB.

Meski cuaca sangat dingin, namun KPH melarang pendaki membuat api untuk menghangatkan badan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan.

Jika pendaki menemui badai saat berada di Puncak Lawu di malam hari, KPH menghimbau pendaki berteduh di warung yang ada di Puncak Lawu seperti warung Mbok Yem.

“Kami sudah kerja sama dengan warung untuk mengizinkan pendaki berteduh jika terjadi badai,” ucap Eko.

Baca juga: Pendaki Gunung Lawu Tewas, Berawal Minta Ditemani Buang Air, tapi Tak Pernah Kembali

Meski cuaca ekstrem jumlah pendaki yang melakukan pendakian melalui pintu masuk Cemoro Sewu masih mencapai puluhan orang.

Eko memastikan belum ada laporan adanya fenomena embun mengkristasl menjadi es di Puncak Lawu.

“Info terakhir pendaki mencapai 70 orang dari Pos Cemoro Sewu. Kalau embun mengkristal belum ada laporan,” pungkas dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Polisi dan Anggota TNI Akan Ikut Awasi Wisatawan di Gunungkidul

Libur Panjang, Polisi dan Anggota TNI Akan Ikut Awasi Wisatawan di Gunungkidul

Regional
Mencari Keberadaan Bagus, Balita 17 Bulan yang Hilang Sepekan Setelah Pulang dari Rumah Nenek

Mencari Keberadaan Bagus, Balita 17 Bulan yang Hilang Sepekan Setelah Pulang dari Rumah Nenek

Regional
Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Regional
Di Kota Padang Pilkada Berjalan, Pesta Pernikahan Dilarang

Di Kota Padang Pilkada Berjalan, Pesta Pernikahan Dilarang

Regional
Siswi Kelas 5 SLB Penyandang Disabilitas Hamil 5 Bulan, Diduga Diperkosa Orang Tak Dikenal

Siswi Kelas 5 SLB Penyandang Disabilitas Hamil 5 Bulan, Diduga Diperkosa Orang Tak Dikenal

Regional
Pilkada di Tengah Pandemi Berpotensi Jadi Klaster Baru Covid-19

Pilkada di Tengah Pandemi Berpotensi Jadi Klaster Baru Covid-19

Regional
6 Terduga Pelaku Ditangkap, Polisi Pastikan Pembunuhan Wartawan di Mamuju Tak Terkait Profesi Korban

6 Terduga Pelaku Ditangkap, Polisi Pastikan Pembunuhan Wartawan di Mamuju Tak Terkait Profesi Korban

Regional
Usai Demo, Mahasiswa di Purwokerto Mengaku Dapat Pesan Gelap Berisi Intimidasi

Usai Demo, Mahasiswa di Purwokerto Mengaku Dapat Pesan Gelap Berisi Intimidasi

Regional
Pamflet Ajakan Demo dan Penjarahan Ditempel di Sudut Kota, Polisi Selidiki Pelaku

Pamflet Ajakan Demo dan Penjarahan Ditempel di Sudut Kota, Polisi Selidiki Pelaku

Regional
Rekam Jejak Kejahatan Samsul, Bacok Anak 9 Tahun dan Perkosa Ibunya, hingga Tewas di Tahanan

Rekam Jejak Kejahatan Samsul, Bacok Anak 9 Tahun dan Perkosa Ibunya, hingga Tewas di Tahanan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Oktober 2020

Regional
Camat Ini Langgar Netralitas ASN dengan Kampanye Terselubung untuk Istri Bupati Buru Selatan

Camat Ini Langgar Netralitas ASN dengan Kampanye Terselubung untuk Istri Bupati Buru Selatan

Regional
Masa Tahanan Polisi Penembak Warga Selesai, Korban Tuntut Proses Pidana

Masa Tahanan Polisi Penembak Warga Selesai, Korban Tuntut Proses Pidana

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Oktober 2020

Regional
Bripka DA Tembak Pria yang Diduga Depresi hingga Tewas, Bermula Diserang Tiba-tiba

Bripka DA Tembak Pria yang Diduga Depresi hingga Tewas, Bermula Diserang Tiba-tiba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X