Seluruh Pedagangnya Dipastikan Negatif Covid-19, Pasar Kota Wonogiri Kembali Dibuka

Kompas.com - 29/07/2020, 16:48 WIB
PASAR Wonogiri Kota KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIPASAR Wonogiri Kota

WONOGIRI, KOMPAS.com-Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, akan kembali membuka pasar tradisional Kota Wonogiri. 

Kebijakan itu diambil setelah memastikan hasil swab 94 pedagang yang berkontak erat dengan tenaga kesehatan rumah sakit positif Covid-19, negatif.

“Mulai besok (Kamis) pasar kami buka kembali setelah kami mengetahui hasil swab 96 pedagang yang berkontak erat dinyatakan negatif semua,” kata Bupati Wonogiri, Joko Sutopo kepada Kompas.com, Rabu (29/7/2020) sore.

Joko Sutopo yang akrab disapa Jekek, menyatakan tidak diperpanjangnya penutupan pasar kota Wonogiri lantaran tidak ditemukannya kasus baru positif corona.

Baca juga: Tiga Bulan Hilang, Wanita di Wonogiri Ditemukan Sudah Jadi Kerangka

Tak hanya itu, penelisikan seluruh kontak erat di area pasar Kota Wonogiri pun sudah selesai.

Selain itu, Pemkab Wonogiri sudah menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh area pasar sebelum dibuka kembali besok.

Keputusan dibukanya kembali pasar Kota Wonogiri sudah disosialisasikan kepada pedagang.

Dengan demikian, mulai besok para pedagang bisa beraktivitas berjualan kembali di pasar.

Dia berharap seluruh pedagang dan pengunjung Pasar Kota Wonogiri tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat pasar dibuka kembali besok.

Baca juga: Puluhan Ekor Kambing di Wonogiri Mati, Diduga Diserang Hewan Buas

“Saya minta semuanya tetap memakai masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun,” pinta Jekek.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Jadi Guru Honorer itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa'

"Jadi Guru Honorer itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa"

Regional
Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Regional
Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X