Sapi Kurban Sumbangan Jokowi di Kaltim Diberi Makan Ampas Tahu

Kompas.com - 29/07/2020, 15:19 WIB
Subroto saat menunjukan sapi yang dibeli Presiden Joko Widodo di Kelurahan Lempake, Samarinda, Kaltim, Rabu (29/7/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONSubroto saat menunjukan sapi yang dibeli Presiden Joko Widodo di Kelurahan Lempake, Samarinda, Kaltim, Rabu (29/7/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Sapi jenis limousin yang dibeli Presiden Joko Widodo di Samarinda, Kalimantan Timur, biasa diberi makan ampas tahu.

“Setiap hari saya beri makan minimal setengah karung (ampas tahu),” ungkap pemilik sapi, Subroto (50) saat ditemui Kompas.com di lokasi peternakannya di Lempake, Samarinda, Rabu (29/7/2020).

Subroto mengatakan setiap hari menghabiskan minimal enam karung ampas tahu untuk memberi makan 46 ekor sapinya, termasuk sapi yang dibeli Jokowi.

Baca juga: Upin, Sapi Kurban Jokowi di Kendari, Berat 1 Ton dan Sering Menang Kontes

Ampas tahu tersebut dibeli Subroto di pabrik-pabrik tahu di sekitar tempat tinggalnya di kawasan Lempake, Samarinda Utara.

“Harganya satu karung Rp 20.000. Biasa saya beli enam karung sehari, kadang lebih juga,” jelas dia.

Untuk mendapatkan ampas tahu pun, kata Subroto, tergolong mudah. Sebab ada banyak pabrik tahu di Samarinda.

Selain ampas tahu, Subroto juga memberi makan rumput yang dicari sendiri di kebunnya.

“Enggak ada makanan lain dua itu saja, ampas tahu dan rumput,” kata dia.

Baca juga: Jokowi Beli Sapi Kurban di Kaltim Seharga Rp 79 Juta, Berat Hampir 1 Ton

Jika nafsu makan sapi menurun baru Subroto memberi vitamin.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X