TN Komodo Dibuka 15 Agustus, Siap Terima Kunjungan Wisatawan Domestik dan Asing

Kompas.com - 29/07/2020, 09:25 WIB
Taman Nasional Komodo (TNK) yang menjadi lokasi 5 destinasi wisata Bali Baru, Labuan Bajo, NTT, Rabu (11/12/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARITaman Nasional Komodo (TNK) yang menjadi lokasi 5 destinasi wisata Bali Baru, Labuan Bajo, NTT, Rabu (11/12/2019).

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Pemerintah pusat menetapkan kawasan wisata Taman Nasional Komodo akan dibuka untuk wisatawan domestik dan asing mulai 15 Agustus 2020.

Balai Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menerapkan protokol kesehatan saat membuka destinasi wisata itu.

Kepala Balai Taman Nasional Komodo Lukita Awang Nisyantara mengatakan, pembukaan itu telah diputuskan bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

"Syaratnya sama dengan fase satu, cuma sasaran pengunjung adalah wisatawan nusantara dan mancanegara yang berada di Indonesia sejak Maret 2020," kata Lukita saat dihubungi Kompas.com, Rabu (29/7/2020).

Awang menjelaskan, Balai TN Komodo telah mempersiapkan penerapan protokol kesehatan sejak akhir Juni.

Baca juga: Panduan Daftar Online Wisata ke TN Komodo dan Labuan Bajo

Sementara itu, pemandu lokal Muhamad Barto menyambut baik pembukaan TN Komodo. Sebab, pariwisata merupakan salah satu andalan mayarakat Labuan Bajo.

Menurutnya, banyak warga yang menggantungkan hidup di sektor pariwisata. Pembukaan TN Komodo, kata dia, akan memberikan optimisme kepada masyarakat sekitar.

"Walau tetap menerapkan protokol kesehatan standar baik untuk wisatawan maupun penyedia jasa wisatanya, termasuk di destinasi wisata di wilayah Taman Nasional Komodo," jelasnya.

Ketua Pelaksana ASITA Kabupaten Mangarai Barat Donatus Matur sangat senang TN Komodo kembali dibuka.

 

ASITA dan pelaku pariwisata di Manggarai Barat membutuhkan kepastian terkait pembukaan taman nasional, bukan sekadar prediksi.

"Untuk pihak otoritas memberikan agenda yang jelas kepada pelaku pariwisata dan ASITA Manggarai Barat. Jika ada kepastian maka ASITA siap menjual dan menghadirkan wisatawan Nusantara dan mancanegara," jelasnya.

Baca juga: Khofifah: Sekarang Kita Berupaya agar Angka Kematian Menurun dan Kesembuhan Naik

Donatus menyebutkan, ASITA Manggarai Barat tak setuju dengan pembatasan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo.

Menurutnya, jumlah pengunjung sebaiknya diatur per jam. Ia juga meminta kebijakan registrasi online bagi pengunjung TN Komodo.

"Hari ini ASITA rapat untuk mengkaji berbagai informasi tentang hal-hal berwisata ke kawasan Taman Nasional Komodo," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X