Khofifah: Sekarang Kita Berupaya agar Angka Kematian Menurun dan Kesembuhan Naik

Kompas.com - 29/07/2020, 07:05 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa KOMPAS.COM/A. FAIZALGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

 

Sebanyak 1.643 pasien Covid-19 meninggal di Jawa Timur atau sekitar 7.78 persen.

Angka kematian kasus Covid-19 di Jawa Timur lebih tinggi dibandingkan nasional, sebesar 4,8 persen.

Khofifah menegaskan, Pemprov Jawa Timur akan melakukan segala upaya untuk menekan angka kematian kasus Covid-19.

Baca juga: Khofifah: Puncak Pandemi Covid-19 di Jatim Sudah Dilewati, Sekarang PR Turunkan Kematian

Salah satunya dengan menguatkan sistem rujukan rumah sakit. Menurutnya, rumah sakit di Jawa Timur sempat kelebihan kapasitas pada akhir Juni hingga awal Juli.

"Kita terus menguatkan sistem rujukan rumah sakit. Rumah sakit di Jatim sempat overload akhir Juni hingga awal Juli. Tapi sekarang sudah ada relaksasi, akan terus kita perbaiki dan kita harus terus akan terjadi penurunan kasus," jelas Khofifah.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Kasus Kematian Covid-19 Jatim Lebih Tinggi dari Nasional, Gubernur Khofifah Soroti Sistem Treatment 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pegawai Positif Covid-19, Dispenda dan Dinperkim Banyumas Ditutup

2 Pegawai Positif Covid-19, Dispenda dan Dinperkim Banyumas Ditutup

Regional
Sujinah Menangis, Uang Rp 165 Juta yang Ditabung di KUD Tak Bisa Diambil

Sujinah Menangis, Uang Rp 165 Juta yang Ditabung di KUD Tak Bisa Diambil

Regional
UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19

UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Regional
Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY Akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY Akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X