KILAS DAERAH

Luwu Utara Terima Bantuan dari Mentan, Bupati IDP: Ini Tugas Berat Kita Bersama

Kompas.com - 28/07/2020, 20:30 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo, saat menyerahkan bantuan kepada Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Luwu Utara, Selasa (28/7/2020). DOK. Humas Pemkab Luwu UtaraMentan Syahrul Yasin Limpo, saat menyerahkan bantuan kepada Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Luwu Utara, Selasa (28/7/2020).

KOMPAS.com – Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, menerima bantuan dari Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Luwu Utara, Selasa (28/7/2020).

Adapun bantuan yang diterima berupa 50 unit traktor senilai lebih dari Rp 1 miliar, 2 unit excavator 20 ton, 3 unit combine hervester, dan 6 unit power thereser.

Bupati juga menerima bantuan peremajaan tanaman dan rehabilitasi kakao untuk daerah terdampak banjir masing-masing senilai lebih dari Rp 1 miliar lebih, serta rehabilitasi tanaman lada seniai Rp 635 juta.

"Terima kasih kepada Mentan Syahrul. Bantuan ini menunjukkan Syahrul sangat memahami kebutuhan masyarakat Luwu Utara," kata Bupati Indah seperti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Bupati Luwu Utara: Pemkab Terus Lakukan Upaya Pemulihan Pasca Banjir

Menurut Indah berdasarkan data terakhir Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Geologi, dan Komunitas Drone Sulawesi Selatan (Sulsel), terdapat sekitar 50.000 hektar daerah genangan di Masamba, Luwu Utara.

"Ini menjadi tugas berat kita bersama,” kata Indah.

Pada kesempatan tersebut Syahrul pun berpesan, Luwu Utara harus segara pulih dan bangkit dengan menggunakan agama.

Pasalnya, agama mampu membangun kebersamaan yang utuh dan membuat manusia dapat menerima segala tantangan hidup.

“Saya harap agenda prihatin cuma 1-2 bulan, selanjutnya pemulihan. Saya kira ini juga pesan yang disampaikan pak presiden," ucap Mentan

"Jangan karena ada covid-19, kemudian kita kalah. Harusnya dengan akal dan hati, kita bisa menundukkan segalanya,” tambah Syahrul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X