Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Perayaan Satu Suro, Pendekar dari Luar Kota Dilarang Masuk ke Madiun

Kompas.com - 28/07/2020, 20:09 WIB
Muhlis Al Alawi,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

MADIUN, KOMPAS.com - Wali Kota Madiun Maidi melarang pendekar atau pesilat dari luar merayakan malam satu suro atau satu Muharram di Kota Madiun.

Larangan itu dibuat agar tak terjadi kerumunan yang berpotensi menularkan Covid-19 di Kota Madiun.

“Tidak boleh masuk dahulu ke Kota Madiun. Nanti kalau sudah normal saja silakan. Kalau masuk ke Kota Madiun sampai ribuan dan ada klaster baru di situ malah justru pendekar-pendekar menjadi kambing hitam masalah,” ujar Maidi usai memimpin rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Bersama Perguruan Pencak Silat Se Kota Madiun menyambut datangnya 1 Muharram 1442 H, Selasa (28/7/2020).

Setiap tahun, menjelang malam satu Muharram, Kota Madiun dipadati ribuan pendekar dari seluruh Indonesia. Mereka mengikuti acara yang digelar masing-masing perguruan pencak silat.

Baca juga: Ayah dan Anak Bobol Brankas Pakai Alat Sederhana, Polisi: Paling Lama 10 Menit...

Para pendekar datang ke Kota Pecel untuk ziarah para leluhur pendiri perguruan pencak silat yang banyak dimakamkan di Madiun.

Setelah itu, mereka mengikuti rangkaian pengesahan anggota baru dan kenaikan tingkat di pusat perguruan pencak silat.

Insya Allah semuanya akan mentaati protol kesehatan. Kami tegaskan yang luar kota jangan masuk dahulu. Biar kami saling menjaga. Jangan sampai luar kota datang kesini malah ada klaster baru,” ungkap Maidi.

Maidi menegaskan, pendekar dari luar kota yang nekat masuk ke Madiun akan diisolasi dan menjalani rapid test Covid-19.

“Kalau ada yang nekat ngeyel masuk akan dicegat dan dilakukan rapid test dan langsung diisolasi,” jelas Maidi.

 

Maidi menurunkan 2.300 pendekar waras yang beranggotakan TNI, Polri, Sapol PP, dan relawan, untuk memastikan tak ada pendekar dari luar kota yang masuk.

Maidi mengizinkan perguruan pencak silat mengadakan pengesahan anggota baru dan kenaikan tingkat di dalam kota.

Baca juga: Foto Viral Anjing Bernyanyi di Papua, Tak Bisa Menggonggong dan Dianggap Sakral

Akan tetapi, perguruan pencak silat diminta menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sedangkan perguruan pencak silat yang ingin menggelar upacacara secara virtual akan difasilitasi di Gedung GCIO Kota Madiun. Kegiatan upacara bisa terkoneksi dengan seluruh perguruan silat di Indonesia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com