Pencuri MacBook Turis Serbia Ditangkap, Ternyata Eks Narapidana Asimilasi

Kompas.com - 28/07/2020, 18:52 WIB
Polisi menangkap IGPS (48) karena mencuri apple macbook milik turis Serbia, Katarina Radovic di sebuah villa kawasan Mengwi, Badung, Bali pada Senin (27/7/2020). IstimewaPolisi menangkap IGPS (48) karena mencuri apple macbook milik turis Serbia, Katarina Radovic di sebuah villa kawasan Mengwi, Badung, Bali pada Senin (27/7/2020).

BADUNG, KOMPAS.com - Polisi menangkap IGPS (48) karena diduga mencuri sebuah laptop merek MacBook milik turis Serbia, Katarina Radovic, di sebuah vila di kawasan Mengwi, Badung, Bali, pada Senin (27/7/2020).

Dirkrimum Polda Bali Kombes Dodi Rahmawan mengatakan, pelaku merupakan mantan narapidana asimilasi corona dari LP Kelas II B Tabanan.

Baca juga: Ayah dan Anak Ditangkap karena Merampok, Bisa Bobol Brankas dalam 10 Menit

"Iya, residivis dengan kasus yang sama," kata Dodi dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2020) sore.

Sejak 2008, pelaku keluar masuk penjara sebanyak 4 kali dalam kasus pencurian.

Dodi menjelaskan kronologi pencurian tersebut. Awalnya, pelaku sedang berkeliling di kawasan Mengwi, Badung, pada Senin (27/7/2020).

Saat itu, pelaku melihat vila milik Katarina sepi karena turis Serbia itu sedang keluar.

Pelaku lalu mengambil sebuah laptop MacBook miliki korban seharga Rp 12 juta.

Korban yang kembali ke vila sekitar pukul 18.30 WITA kaget melihat kamarnya berantakan dan laci tempat menyimpan laptop tersebut terbuka.

Korban melaporkan pencurian ini ke Polsek Mengwi. Setelah diselidiki, polisi mengidentifikasi pelaku dan menangkapnya.

Pelaku ditangkap di rumahnya di kawasan Canggu, Badung, Bali.

Baca juga: Tak Punya Ponsel Pintar, Novita Menumpang Belajar Online di Rumah Temannya

Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengaku mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X