Sanksi bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Jabar Mulai Diterapkan

Kompas.com - 28/07/2020, 17:02 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Jumat (25/7/2020) lalu. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Jumat (25/7/2020) lalu.

"Jadi dikasih masker sudah, nanti pas negur juga masih baik hati kasih masker, juga hukuman sosial yang dilakukan variasinya terserah oleh petugas di lapangan," ucap Emil.

Pekan ini penerapan hukuman yang berlaku masih sanksi sosial dan belum denda. Namun pekan depan, sanksi denda akan diterapkan dengan nominal yang bervariasi.

"Baru lewat tujuh hari lah nanti sanksi administrasi kita gunakan HP sehingga yang diberi sanksi bisa mendapatkan kuitansi online dan dananya masuk ke kas daerah sesuai aturan dan digunakan kembali untuk urusan Covid," kata Emil.

Di bawah koordinasi Kapolda Jabar dan Sekda

Teguran akan dilakukan secara masif oleh petugas kepada para pelanggar.

Tindakan ini dilakukan untuk mendisiplinkan masyarakat terkait penggunaan masker dan segala kegiatan yang melanggar aturan protokol kesehatan.

Berbagai upaya pendisiplinan pun telah dilakukan, mulai dari edukasi hingga distribusi masker ke warga.

Meski begitu, Emil menyebut, berdasarkan survei, 50 persen warga Jabar sudah menggunakan masker.

"Nah, sekarang bukan kita tidak melakukan proses tapi sekarang kita sudah di level tiga, itu pun masih terus kita upaya secara simpatik lah ya," kata Emil.

"Dan kembali lagi tadi, tidak melulu urusan individu, Pergub ini mengatur pelanggaran di tempat kerja, di tempat pariwisata, transportasi dan kegiatan sosial budaya," tambah Emil.

Baca juga: Cara Jabar Bangkitkan Ekonomi Pasca-pandemi Covid-19

Emil mengatakan, sanksi tersebut akan disesuaikan diskresi oleh bupati dan wali kota sesuai dengan kondisi di masing-masing wilayah.

"Kalau tenyata bisa disempurnakan ternyata ada yang lebih keren untuk wilayahnya (silakan) karena tujuan akhirnya kan yang penting disiplin. Jadi kalau ada cara lain menambahi dari Pergub kami, kami sangat terbuka," kata Emil.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Irit Air

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Irit Air

Regional
Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Regional
Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Regional
Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Regional
Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Regional
BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

Regional
Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Regional
Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

Regional
Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Regional
Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Regional
Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi 'Online'

Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi "Online"

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X