16 Pekerja Bangunan Positif Corona, Transmart Kubu Raya Tutup 1 Hari

Kompas.com - 28/07/2020, 15:21 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona

PONTIANAK, KOMPAS.com- Sebanyak 16 orang pekerja bangunan di kawasan Mall Transmart, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat ( Kalbar) positif terinfeksi virus corona.

Kondisi tersebut berdampak langsung aktivitas bisnis dan perdagangan di Transmart.

"Kegiatan bisnis di Transmart tutup selama satu hari untuk dimaksimalkan dulu kegiatan penyemprotan disinfektan," kata Humas dan Kepala Customer Service Transmart Kubu Raya, Budi Pranoto kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Pekerja Bangunan Mal di Kalimantan Barat

Dia menegaskan, 16 orang terkonfirmasi positif Covid-19 itu bukan merupakan karyawan Transmart.

Mereka pekerja bangunan di proyek Bumi Raya City Mall yang berada di kawasan Transmart.

Budi memastikan, sampai dengan saat ini pihaknya masih menerapkan protokol kesehatan, seperti selalu mengecek suhu tubuh dan mewajibkan pengunjung menggunakan masker.

"Intinya itu yang terpapar bukan karyawan Transmart, bukan tenan-tenan atau customer yang pernah ke Transmart, kita sudah klarifikasi bahwa yang positif itu karyawan proyek Bumi Raya,” ucap Budi.

Baca juga: Waspadai Delapan Klaster Penyebaran Covid-19

Sementara itu, proyek manajer PT Gaia Bumi Raya Mall Kubu Raya, Dedi Riswandi menerangkan, 16 pekerja yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah dilakukan isolasi.

Mereka juga telah menghentikan sementara kegiatan atau aktivitas pembangunan.

“Yang terpapar itu tanpa gejala, kami akan hentikan dulu sekitar 10 hari atau 14 hari,” ujar Dedi.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson mengungkapkan, 16 orang terkonfirmasi positif Covid-19 ini merupakan klaster baru.

Menurut Harisson, klaster ini mulai terungkap ketika beberapa orang di antara pekerja tersebut menjalani uji rapid test saat akan bepergian ke Jakarta.

Baca juga: Pemerintah Sebut Perkantoran Jadi Klaster Baru Penyumbang Kasus Covid-19

"Hasil rapid test mereka dinyatakan reaktif. Lalu kita lakukan swab dan hasilnya positif Covid-19,” ujar Harisson.

Setelah dilakukan tracing dan kontak erat pasien positif, diketahui bahwa mereka datang ke Kalbar menggunakan kapal, sejak 28 Juni 2020.

"Dari hasil pemeriksaan swab, 16 orang dinyatakan positif dengan status asimtomatik atau tanpa gejala," ungkap Harisson.

Untuk mencegah terjadinya penyebaran, Dinkes Kalbar akan lebih meningkatkan tracing dan testing terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan dengan pasien.

Baca juga: Klaster Desa Trusmi Cirebon, 1 Orang Pulang dari Semarang Tulari 16 Orang

“Semua pekerja teman-teman mereka ini, akan kita tracing dan langsung kita lakukan swab,” sebut Harisson.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Ayah Pukul dan Tendang Anak Kandung, Diduga Ditujukan ke Sang Ibu

Viral, Video Ayah Pukul dan Tendang Anak Kandung, Diduga Ditujukan ke Sang Ibu

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 14 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 14 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Agustus 2020

Regional
Cuma karena Uang Rp 100 Ribu, Sekelompok Pemuda Keroyok Temannya hingga Tewas

Cuma karena Uang Rp 100 Ribu, Sekelompok Pemuda Keroyok Temannya hingga Tewas

Regional
Mahasiswi S2 Dibunuh dan Jenazah Digantung Pacar yang Kesal Tak Diizinkan ke Bali

Mahasiswi S2 Dibunuh dan Jenazah Digantung Pacar yang Kesal Tak Diizinkan ke Bali

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 14 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 14 Agustus 2020

Regional
Pengakuan Pengemudi Ojol Setelah Disuntik Vaksin Covid-19: Ngantuk, Lapar dan Ada Pantangannya

Pengakuan Pengemudi Ojol Setelah Disuntik Vaksin Covid-19: Ngantuk, Lapar dan Ada Pantangannya

Regional
Saat Sepucuk Surat Anak Kecil Itu Sentuh Hati Gubernur Ganjar: Saya Trenyuh...

Saat Sepucuk Surat Anak Kecil Itu Sentuh Hati Gubernur Ganjar: Saya Trenyuh...

Regional
Detik-detik Pria Bersenjata Tajam Mengamuk di Mapolres Jember

Detik-detik Pria Bersenjata Tajam Mengamuk di Mapolres Jember

Regional
Pesepeda di Sleman Tewas Ditabrak Mobil, Penabrak Kabur Setelah Bawa Korban ke RS

Pesepeda di Sleman Tewas Ditabrak Mobil, Penabrak Kabur Setelah Bawa Korban ke RS

Regional
Anak Gugat Ibu Kandung, Mediator PA Praya: Keduanya Sama-sama Ngotot

Anak Gugat Ibu Kandung, Mediator PA Praya: Keduanya Sama-sama Ngotot

Regional
Sakit Hati Diputus, Motif Penyekapan Perempuan oleh Mantan Pacar di Surabaya

Sakit Hati Diputus, Motif Penyekapan Perempuan oleh Mantan Pacar di Surabaya

Regional
Mahasiswi S2 Ternyata Dibunuh Kekasihnya, Jenazah Korban Digantung agar Seperti Bunuh Diri

Mahasiswi S2 Ternyata Dibunuh Kekasihnya, Jenazah Korban Digantung agar Seperti Bunuh Diri

Regional
PKS Bakal Koalisi dengan PDI-P Usung Kajot-Carlos di Pilkada Bengkayang 2020

PKS Bakal Koalisi dengan PDI-P Usung Kajot-Carlos di Pilkada Bengkayang 2020

Regional
'Setelah Diajak Jalan-jalan, Mereka Pesta Miras dan Korban Diperkosa Secara Bergiliran'

"Setelah Diajak Jalan-jalan, Mereka Pesta Miras dan Korban Diperkosa Secara Bergiliran"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X