Dari Jakarta, Wasir Meninggal di Terminal Tegal

Kompas.com - 28/07/2020, 07:25 WIB
Petugas berpakaian hazmat mengevakuasi seorang penumpang yang ditemukan meninggal di dalam bus di Terminal Bus Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020). (Dok: Polsek Sumurpanggang, Polres Tegal Kota) KOMPAS.com/Tresno SetiadiPetugas berpakaian hazmat mengevakuasi seorang penumpang yang ditemukan meninggal di dalam bus di Terminal Bus Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020). (Dok: Polsek Sumurpanggang, Polres Tegal Kota)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Wasir (58) warga asal Desa Kemurang Wetan, Kecamatan Tanjung, Brebes ditemukan meninggal di dalam bus yang berhenti di Terminal Tegal, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020).

Kematian Wasir diketahui saat Sunaryo kondektur PO Bus Dewi Sri saat bu hendak memasuki Terminal Bus Kota Tegal.

Sunaryo yang memerika penumpang, membangunkan Wasir yang sedang bersandar di bangku kursi bus. Sunaryo sempat mengira Wasir sedang tidur.

Namun ternyata pria 58 tahun tersebut telah meninggal dunia.

Baca juga: Penumpang Asal Jakarta Meninggal Dalam Bus di Terminal Tegal, Dievakuasi Petugas Berbaju Hazmat

"Saat coba dibangunkan, ternyata diketahui sudah meninggal dunia," kata Sunaryo saat memberikan keterangan ke anggota Polsek Sumurpanggang, Polres Tegal Kota, di terminal.

Karena panik, Sunaryo kemudian melaporkan kejadian tersebut ke sopir bus, Ali Surasa.

Sopir pun memutuskan untuk berhenti di dalam terminal dan tidak melanjutkan perjalanan.

Bus tersebut berangkat dari Kampung Melayu, Jakarta dengan jurusan akhir Balamao, Kabupaten Tegal.

Baca juga: Kondektur, Sopir dan Penumpang yang Meninggal Dalam Bus di Terminal Tegal Dites Swab

Mengetahui kejadian tersebut, agen bus langsung melapor ke Polse Sumurpanggang.

Tak lama kemudian, petugas kepolisian bersama petugas medis berpakaian hazmat mengevakuasi jenazah Wasir ke RSUD Kardinah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X