Bupati Ogan Ilir Umumkan Dirinya Positif Corona, Jumpa Pers Sambil Diinfus dan Bilang Sudah Terprediksi

Kompas.com - 28/07/2020, 06:21 WIB
Bupati Ogan Ilir Sumatera Selatan HM Ilyas Panji Alam AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGBupati Ogan Ilir Sumatera Selatan HM Ilyas Panji Alam

KOMPAS.com - Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ilyas Panji Alam terbilang nekat. Ia menggelar konferensi pers di rumah dinas bupati untuk mengumumkan bahwa dirinya positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Ilyas menggelar konferensi pers tatap muka dengan sejumlah wartawan yang berjarak 2 meter. Konferensi pers digelar di teras rumah dinas.

Ilyas saat itu mengenakan baju batik merah, peci hitam dan mulutnya ditutup masker warna hijau. Di lengan kirinya tertancap jarum suntik infusan.

Ia duduk santai di sofa teras rumah dinasnya sambil sesekali melambaikan tangan.

Awalnya meriang

Dalam konferensi pers itu, Ilyas menyatakan bahwa ia awalnya mengalami meriang dan kemudian memeriksakan diri ke dokter. Diagnosa awal ia divonis tipus.

Baca juga: Sebelum Positif Covid-19, Bupati Ogan Ilir Merasakan Gejala Meriang

Namun ketika menjalani tes swab di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Ilyas dinyatakan positif Covid-19.

"Saya Ilyas Panji Alam, Bupati Ogan Ilir. Hasil swab yang saya terima pagi ini, saya dinyatakan terkena Covid-19 atau virus corona," ucap Ilyas.

Ia mengimbau semua orang yang pernah kontak dirinya untuk memeriksakan diri. Termasuk, katanya, wartawan.

Ilyas mengatakan akan melakuakan isolasi mandiri di rumah dinasnya hingga ia dinyatakan sembuh alias negatif corona. Ia mengaku saat ini kondisi badanya dalam keadaan fit.

"Saya akan isolasi mandiri. Saya sehat, saya sangat sehat. Saya bugar tetapi saya dinyatakan positif corona," kata Bupati Ogan Ilir.

Tetap bekerja

Meski dinyatakan positif Covid-19, Ilyas mengatakan masih tetap akan bekerja sebagai bupati. ia akan berkantor di rumah dinasnya sambil melakukan isolasi mandiri.

Baca juga: Bupati Ogan Ilir: Saya Sudah Merasa Suatu Saat Saya Kena Covid-19

Hal itu demi menjaga agar roda pemerintahan di Ogan Ilir berjalan sebagaimana mestinya. Ia akan tetap menandatangani surat-surat yang harus ditandatangani. Sementara untuk memimpin rapat, ia mewakilkan pada Seketaris Daerah.

"Saya tetap menandatangani disposisi dan sebagainya. Untuk rapat-rapat dipimpin oleh Sekda," kata Ilyas Panji Alam.

Punya prediksi kena corona

Ilyas mengaku dirinya positif Covid-19 bukanlah yang mengejutkan. Jauh hari sebelumnya, ia sudah memprediksi bahwa dirinya akan terkena Covid-19.

Prediksi itu muncul karena aktivitasnya yang rentan terkena virus yang menjadi pandemi ini. Ia hampir setiap hari bertemu dengan masyarakat sehingga risiko tertular Covid-19 sangat tinggi.

"Tidak (terkejut). Saya sudah merasa suatu saat saya kayaknya kena (Covid-190," kata Ilyas dalam konferensi pers di teras rumah dinasnya.

Baca juga: Sambil Diinfus, Bupati Ogan Ilir Konferensi Pers Umumkan Dirinya Positif Corona

Ia beharap dan yakin bahwa dirinya akan sembuh sehingga ia bisa kembali beraktivitas menjadi bupati.

"Yakinlah bahwa penyakit ini dapat disembuhkan," kata Ilyas. (Amriza Nursatria Hutagalung)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DIY Siapkan Hotel Mutiara untuk Tampung Dokter dan Perawat Tambahan

Pemprov DIY Siapkan Hotel Mutiara untuk Tampung Dokter dan Perawat Tambahan

Regional
'Jadi Guru Honorer itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa'

"Jadi Guru Honorer itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa"

Regional
Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Regional
Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X