Tak Pakai Masker, Belasan Warga Cianjur Dihukum Kerja Sosial

Kompas.com - 27/07/2020, 21:07 WIB
Seorang warga Cianjur, Jawa Barat sedang menjalani kerja sosial di kawasan alun-alun, Senin (27/7/2020) setelah terjaring razia tidak memakai masker. IstimewaSeorang warga Cianjur, Jawa Barat sedang menjalani kerja sosial di kawasan alun-alun, Senin (27/7/2020) setelah terjaring razia tidak memakai masker.

CIANJUR, KOMPAS.com - Sebanyak 12 orang warga Cianjur, Jawa Barat, menjalani sanksi berupa kerja sosial karena kedapatan tidak memakai masker, Senin (27/7/2020).

Belasan pelanggar protokol kesehatan itu dihukum membersihkan fasilitas umum di dua lokasi, yakni alun-alun dan Bomero Citywalk.

Kepala Satpol PP Kabupaten Cianjur Hendri Prasetyadhi mengatakan, mereka terjaring razia gabungan yang dilaksanakan di sepanjang jalan Siti Jenab dan Mangunsarkoro.

"Karena tidak memakai masker di ruang publik, mereka kita hukum bersih-bersih fasilitas umum," kata Hendri saat dihubungi Kompas.com via telepon seluler, Senin.

Baca juga: Sanksi Pelanggaran Protokol Kesehatan Disiapkan, Jokowi: Berupa Denda atau Kerja Sosial

Disebutkan, warga yang terjaring tidak memakai masker itu didominasi pria dewasa.

"Alasannya mereka lupa. Karena itu, setelah kerja sosial selama 15 menit oleh petugas diberi masker satu-satu," ucapnya.

Akan tetapi, Hendri menegaskan, kebijakan tersebut baru sebatas uji coba sambil menunggu terbitnya peraturan gubernur Jawa Barat terkait sanksi denda bagi warga yang tidak mengenakan masker.

"Awalnya kan kebijakan itu akan mulai diterapkan per hari ini. Namun, masih harus menunggu terbitnya inpres. Jadi, sambil menunggu, kita uji coba penegakan disiplin dan kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan ini," ujar dia.

Dikatakan Hendri, kebijakan sementara atau uji coba itu akan dilakukan secara tentatif sambil melihat respons publik.

"Soalnya kita juga tidak mau bertindak tanpa dibekali regulasi, nanti bisa menimbulkan polemik," katanya.

Baca juga: Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Kendati demikian, Hendri menilai sanksi sementara itu bisa sebagai efek jera dengan tujuan menerapkan kedislipinan dan ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan Covid-19.

"Terpenting dari upaya ini, memakai masker pada akhirnya bisa menjadi kebiasaan bagi masyarakat," ujar Hendri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudi Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudi Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Regional
Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Regional
Usai Dilantik Jadi Bupati, Mukti Agung Wibowo: Gaji Saya untuk Warga Pemalang

Usai Dilantik Jadi Bupati, Mukti Agung Wibowo: Gaji Saya untuk Warga Pemalang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X