Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tembok yang Dibangun di Depan Rumah Warga karena Masalah Kotoran Ayam Akan Dibongkar

Kompas.com - 27/07/2020, 16:49 WIB
David Oliver Purba

Editor

KOMPAS.com - Pihak Desa Gandukepuh akan membongkar tembok yang memagari rumah Wisnu Widodo, warga Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Tembok itu dibangun M, tetangga Wisnu karena kesal dengan kotoran ayam yang disebut M dari peliharaan Wisnu.

Kepala Desa Gandukepuh Suroso mengatakan, akan membongkar tembok tersebut pada Rabu (29/7/2020).

“Itu dari dulu jalan desa. Rencananya hari Rabu besok kita akan bongkar pagar temboknya,” ucap Suroso saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/7/2020). 

Baca juga: Ini Penjelasan Lengkap Warga yang Depan Rumahnya Ditembok Tetangga karena Kotoran Ayam

Pemilik rumah, Wisnu mengatakan, sejak ditembok pada 2017, dia dan keluarga harus memanjat tembok tersebut untuk bisa keluar masuk rumah.

Karena kejadian itu Wisnu sempat mengontrak rumah di Jalan Jawa untuk menghindari M.

Sebelum dipagar tembok, jalan masuk ke rumah Wisnu sempat dipagari kawat berduri oleh M.

Permasalahan itu kemudian diselesaikan oleh kepala dusun.

Baca juga: Sebelum Ditembok karena Masalah Kotoran Ayam, Tetangga Pagari Rumah Wisnu dengan Kawat Berduri

Sebelumnya diberitakan, jalan di depan rumah Wisnu Widodo, warga Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jatim, ditembok tetangganya, M.

Pihak desa mencoba memediasi keduanya. Saat proses mediasi, M mengaku menembok depan rumah Wisnu karena kesal ayam peliharaan Wisnu buang kotoran sembarangan.

Namun, Wisnu menjelaskan bahwa ayam tersebut bukan miliknya, tetapi milik tetangganya.

 

"M sama suaminya lewat kadang kadang mlecoki telek (menginjak tahi ayam) yang memicu masalah. Akhirnya ya dipagar itu,” kata Kepala Desa Gandukepuh Suroso.

Namun, belakangan Wisnu menjelaskan bahwa awal mula konflik karena masalah jual beli tanah serta rencana Wisnu merehabilitasi rumah bambunya.

Karena pembangunan dan pengangkutan material akan melewati rumah M, Wisnu meminta izin kepada tetangganya itu. Meski sebenarnya tak akan mengganggu rumah M.

“Tapi bilangnya mau bangun hotel, mau bangun rumah terserah, tapi malah dipagar tembok,” katanya.

Kompas.com mencoba mengonfirmasi hal tersebut ke M yang tinggal di sebelah rumah Wisnu. Namun, rumah tersebut tampak sepi dan dikunci.

Terlihat sejumlah barang bekas seperti botol dan plastik air mineral berserakan di teras rumah M. (Kontributor Magetan, Sukoco)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com