Pendaki Tersesat di Gunung Manglayang, Persiapkan Hal Ini Sebelum Mendaki

Kompas.com - 27/07/2020, 16:42 WIB
Tim SAR gabungan evakuasi survivor yang sempat tersesat di Gunung Manglayang, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (26/7/2020). Dok. Basarnas Jawa Barat/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHTim SAR gabungan evakuasi survivor yang sempat tersesat di Gunung Manglayang, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (26/7/2020). Dok. Basarnas Jawa Barat/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Adanya pendaki yang sempat tersesat di Gunung Manglayang di wilayah Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengingatkan agar para pendaki lebih berhati-hati.

Sebelumnya, tim SAR gabungan berhasil menemukan survivor bernama Agus Febrianto (28), warga Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung.

Baca juga: Petani Diterkam Buaya di Hadapan Istri dan Anaknya

Agus ditemukan selamat setelah 15 jam tersesat di wilayah pegunungan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung ini.

Kepala Basarnas Jawa Barat Deden Ridwansah mengatakan, ada beberapa faktor penyebab pendaki bisa tersesat di wilayah pegunungan.

Beberapa di antaranya, menurut Deden, pendaki tidak siap dengan perlengkapan seperti alat navigasi.

Baca juga: Penangkapan Kapal Ikan Vietnam di Natuna Berlangsung Dramatis

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, muncul ego pribadi seperti menganggap enteng medan yang ditempuh.

"Ini faktor yang umumnya menjadi penyebab para pendaki yang tersesat saat hiking," ujar Deden kepada Kompas.com, Senin (27/7/2020) siang.

Deden menuturkan, agar para pendaki terhindar dari kejadian ini, dianjurkan sebelum melakukan pendakian untuk mempersipakan fisik dan mental terlebih dahulu.

Kemudian, kata Deden, bekali pengetahuan di alam bebas atau di wilayah pegunungan yang hendak dituju.

Selain itu, penting untuk memahami alat-alat navigasi.

"Kurangi ego pribadi seperti terlalu percaya diri dan menganggap enteng. Kita juga harus memahami dan mematuhi kearifan lokal yang ada di daerah tersebut, jangan semaunya sendiri dan terlalu percaya diri," tutur Deden.

Baca juga: Anggota Satpol PP Tertangkap Tangan Mencuri Sepeda Anak SD

 

Deden menyebutkan, beberapa kejadian pendaki tersesat yang terjadi di wilayah pegunungan Jawa Barat.

Seperti dua kejadian terbaru di Gunung Manglayang, Sumedang dan Gunung Guntur, Garut, yang belum lama ini harus menjadi pelajaran bagi para pecinta alam.

Persiapkan fisik dan mental

Deden mengatakan, persiapan fisik dan mental menjadi faktor yang harus paling disiapkan.

Terlebih, saat ini menghadapi cuaca dingin cukup ekstrem yang sudah melanda wilayah Jawa Barat.

"Kami mengimbau, bagi rekan pecinta alam bebas, sebelum melakukan kegiatan pendakian hendaknya mempersiapkan diri, perlengkapan diri, fisik, dan mental," ujar Deden.

Baca juga: 15 Jam Hilang Kontak, Pendaki Tersesat di Gunung Manglayang Ditemukan Selamat

Deden menambahkan, yang tak kalah penting yaitu sebelum melakukan pendakian, perlu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya petugas di pos-pos pegunungan yang dituju.

Sebab, menurut Deden, faktor koordinasi ini akan sangat membantu ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika tengah berada di alam bebas.

"Koordinasi dengan petugas di pos jaga atau langsung dengan Basarnas harus dilakukan. Sehingga kami tahu ada pendakian di daerah-daerah tersebut," kata Deden.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.