Penumpang Asal Jakarta Meninggal Dalam Bus di Terminal Tegal, Dievakuasi Petugas Berbaju Hazmat

Kompas.com - 27/07/2020, 14:36 WIB
Petugas berpakaian hazmat mengevakuasi seorang penumpang yang ditemukan meninggal di dalam bus di Terminal Bus Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020). (Dok: Polsek Sumurpanggang, Polres Tegal Kota) KOMPAS.com/Tresno SetiadiPetugas berpakaian hazmat mengevakuasi seorang penumpang yang ditemukan meninggal di dalam bus di Terminal Bus Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020). (Dok: Polsek Sumurpanggang, Polres Tegal Kota)

TEGAL, KOMPAS.com - Seorang laki-laki warga Brebes, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia dalam bus yang berhenti di Terminal Bus Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020).

Belum diketahui pasti penyebab kematian pria yang belakangan diketahui bernama Wasir (58), warga Desa Kemurang Wetan, Kecamatan Tanjung, Brebes.

Namun, proses evakuasi dilakukan petugas medis berbaju hazmat.

Baca juga: Pesepeda Meninggal Tergeletak di Tengah Jalan, Tubuhnya Gemetar Sebelum Jatuh

Informasi yang diterima Kompas.com menyebutkan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh Sunaryo, kondektur PO Bus Dewi Sri.

Bus yang dikemudikan Ali Surasa berangkat dari Kampung Melayu, Jakarta, jurusan akhir Balamoa, Kabupaten Tegal.

Sunaryo mengatakan, saat itu sedang memeriksa penumpang saat hendak memasuki Terminal Bus Kota Tegal.

Awalnya, korban dikira sedang tertidur, dengan bersandar tas di bangku kursi bus.

"Saat coba dibangunkan, ternyata diketahui sudah meninggal dunia," kata Sunaryo saat memberikan keterangan ke anggota Polsek Sumurpanggang, Polres Tegal Kota, di terminal.

Baca juga: Bidan Hamil Meninggal karena Covid-19, Dinkes: Berhentilah Menganggap Virus Ini Adalah Konspirasi

Karena merasa panik, awalnya Sunaryo kemudian melaporkan ke sopir.

 

Sopir akhirnya memutuskan berhenti di dalam terminal dan tidak melanjutkan ke tujuan akhir.

Oleh agen bus, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sumurpanggang.

Petugas kepolisian tak lama datang bersama petugas medis berpakaian hazmat untuk mengevakuasi Wasir ke RSUD Kardinah.

Bus yang dinaiki Wasir juga turut disemprot disinfektan sebagai protokol Covid-19.

Kapolsek Sumurpanggang Kompol K Lanus belum memberikan keterangan saat Kompas.com  soal dugaan penyebab kematian Wasir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Regional
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X