Purnomo Tak Bersedia Jadi Tim Pemenangan Gibran-Teguh: Saya Ingin Istirahat

Kompas.com - 27/07/2020, 11:39 WIB
Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo tampil bersih tanpa kumis dan jenggot. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo tampil bersih tanpa kumis dan jenggot.

SOLO, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo menyatakan tidak bersedia untuk menjadi tim pemenangan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa pada Pilkada Solo 2020.

Purnomo mengaku sudah menyampaikan surat pemberitahuan itu melalui pesan singkat WhatsApp kepada Ketua DPC PDI-P maupun ketua tim pemenangan paslon Gibran-Teguh.

"Setelah saya isolasi mandiri, saya merenungkan, saya buat pemberitahuan lewat WA kepada Pak Rudy sama kepada ketua tim pemenangan Pak Putut kalau saya tidak bersedia jadi apapun. Saya pengin istirahat gitu," kata Purnomo saat dihubungi wartawan di Solo, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Terpapar Covid-19 di Usia 71 Tahun, Achmad Purnomo Tetap Sehat dan Terus Berolahraga

Surat pemberitahuannya tersebut, ungkap Purmomo, langsung direspon oleh Ketua DPC PDI-P FX Hadi Rudyatmo.

"Kalau Pak Rudy menjawab 'iya tidak apa-apa pokoknya jaga kesehatan' gitu Pak Rudy," kata Purnomo.

Purnomo mengungkap alasan dirinya tidak bersedia menjadi tim pemenanganan Gibran-Teguh karena ingin fokus istirahat.

Purnomo menilai pasangan Gibran-Teguh sudah pasti menang pada Pilkada Solo 2020 meski tanpa dirinya bergabung dalam tim pemenangan.

"Mikir saya tidak usah aktif di Pilkada Solo, toh tanpa saya Gibran pasti menang," tutur Purnomo.

Baca juga: Isolasi Mandiri, Wakil Wali Kota Solo Akui Banyak Kegiatan: Malah Bikin Gemuk Makan Terus

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo akan memasukkan Achmad Purnomo sebagai penasihat tim pemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa pada Pilkada Solo 2020.

Pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Solo itu mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Purnomo terkait permintaannya.

"Nanti (Achmad Purnomo) kita masukkan dalam tim pemenangan sebagai penasihat," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/7/2020).

Rudy mengatakan, permintaan kepada Purnomo sebagai penasihat tersebut karena tim pemenangan telah diketuai oleh Putut Gunawan yang juga menjabat Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDI-P Solo.

"Ketua tim pemenangan Pak Putut. Saya sebagai penanggung jawab karena Ketua DPC. Penasihatnya beliau (Achmad Purnomo), saya minta untuk menjadi penasihat," ungkap Rudy.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Regional
Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Regional
Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Regional
Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X