Kompas.com - 27/07/2020, 08:15 WIB
Salah seorang wisatawan saat berswafoto di bukit Bengkaung Dokumen warga Satria Efendi (Wartawan suara bumigora.com)Salah seorang wisatawan saat berswafoto di bukit Bengkaung

LOMBOK BARAT KOMPAS.com - Bukit Bengkaung menjadi destinasi wisata baru di Pulau Lombok. Destinasi wisata ini terletak di Desa Bengkaung, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dari bukit ini, pengunjung bisa menikmati keindahan Kota Mataram dari ketinggian. Pemandangan itu lebih indah saat malam hari, karena pengunjung bisa melihat gemerlap lampu di Kota Mataram.

Selain pemandangan, pengunjung bisa berswafoto di sejumlah titik yang disediakan, seperti lampu berbentuk sayap dan miniatur menyerupai jendela dengan latar pemandangan kota.

Pengunjung juga tak perlu khawatir kelaparan karena bisa memesan langsung makanan dan minuman di lokasi itu.

Baca juga: Warga Suruh Perempuan Bersihkan Sampah di Depan Rukonya, Ternyata yang Disuruh Camat

Di lokasi wisata dengan konsep syariah itu juga tersedia tempat ibadah seperti mushala.

"Baru pertama mengunjungi tempat ini, tempatnya indah, bisa melihat lampu-lampunya kota Mataram jika dilihat dari ketinggian," kata seorang pengunjung Nirma Sulpiani (24) di lokasi, Kamis (23/7/2020).

Nirma mengatakan, destinasi wisata ini mudah dijangkau. Ia membutuhkan 20 menit perjalanan dari indekosnya di Mataram.

"Lokasinya mudah dijangkau dengan sepeda motor, hanya sekitar 20 menit," kata Nirma.

Harga tiket masuk ke lokasi wisata ini juga cukup murah, seharga Rp 5.000.

Bukit tersebut merupakan milik seorang warga, Mira dan Syarif. Awalnya, lahan pribadi seluas 10 are itu hanya ditumbuhi pohon biasa.

Beberapa wisatawan yang berkunjung saat berswafoto di bukit bengkaungKOMPAS.COM/IDHAM KHALID Beberapa wisatawan yang berkunjung saat berswafoto di bukit bengkaung

Tapi, Mira dan Syarif membuat sejumlah area berswafoto dengan latar belakang pemandangan Kota Mataram.

"Awalnya ini banyak pohon-pohon yang menutupi view ini, tapi setelah lama kita amati, kita lihat bagus juga jika dijadikan lokasi berfoto, dan kita coba hilangkan beberapa pohon sehingga terlihat pemandangan yang indah (kota Mataram)," kata Mira kepada Kompas.com.

Mira tak menyangka lokasi wisata itu ramai dikunjungi para wisatawan dalam waktu dekat.

Baca juga: Di Angkringan Ini Pelajar Dapat Internet Gratis untuk Belajar Online, Tidak Perlu Jajan

"Tak mengira tempat ini akan cepat viral, karena kita baru buka kemarin awal bulan ini (Juli)" kata Mira.

Pembukaan destinasi wisata Bukit Bengkaung ini membuka lapangan kerja untuk warga sekitar.

Hingga kini, Mira memiliki 10 karyawan yang berasal dari desa setempat. Ia pun berencana mengembangkan bisnis itu lebih luas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X