Anak Berusia 8 Tahun Hilang Saat Menyeberang Sungai yang Meluap

Kompas.com - 26/07/2020, 23:17 WIB
Basarnas Nias, BPBD Nias Utara, Personel Polres Nias dan Personel  TNI AD 0213 NIas serta keluarga dan warga setempat, lakukan operasi pencarian dan penyelamatan seorang warga bernama Mresetia Gea (8) yang hilang di Sungai Bozimo, Desa Hilisaloo, Kecamatan Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Minggu (26/7/2020). HENDRIK YANTO HALAWABasarnas Nias, BPBD Nias Utara, Personel Polres Nias dan Personel TNI AD 0213 NIas serta keluarga dan warga setempat, lakukan operasi pencarian dan penyelamatan seorang warga bernama Mresetia Gea (8) yang hilang di Sungai Bozimo, Desa Hilisaloo, Kecamatan Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Minggu (26/7/2020).

NIAS UTARA, KOMPAS.com – Basarnas Nias, Sumatera Utara, kembali membuka operasi pencarian seorang anak berusia 8 tahun yang hilang di Sungai Bozimo, Desa Hilisalo'o, Kecamatan Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara.

Kepala Basarnas Nias M Agus Wibisono, kepada Kompas.com, Minggu (26/7/2020), menjelaskan, korban bernama Maresetia Gea dinyatakan hilang saat menyeberang Sungai Bozimo.

"Personel Basarnas Nias sudah dikirimkan hari ini (minggu) dan masih belum menemukan adanya tanda-tanda korban," ujar Agus.

Agus mengatakan, Basarnas Nias menerima laporan seorang anak hanyut di Sungai Bozimo pada Minggu (26/7/2020).

Baca juga: Kapal Pengawas Perbatasan di Karimun Terbakar, Meledak Beberapa Kali, lalu Tenggelam

Berdasarkan informasi pelapor bernama Apos, peristiwa itu berawal ketika Maresetia bersama ayah serta seorang adiknya berusia 2 tahun pulang dari kebun dan menyeberang Sungai Bozimo. Saat itu, air sungai dalam keadaan meluap.

 

Ayahnya terlebih dahulu menyeberangkan adik korban yang berusia 2 tahun. Namun ketika ayahnya kembali, ia mendapati Maresetia sudah menghilang.

Ayah korban kemudian melakukan pencarian, namun tidak membuahkan hasil.

"Saat ayahnya kembali untuk menjemput korban, korban sudah tidak berada di tempat," kata Agus.

Warga setempat bersama keluarga sudah mencari korban di sekitar lokasi dan di sepanjang sungai, namun masih nihil.

Basarnas Nias yang menerima laporan langsung menurunkan personel SAR untuk membantu pencarian dan penyelamatan.

"Personel sudah diturunkan menuju lokasi dan langsung melakukan pencarian," ucapnya. 

Baca juga: Kapal Pengawas Perbatasan di Karimun Terbakar, Meledak Beberapa Kali, lalu Tenggelam

Personel langsung melakukan pencarian hari ini, Minggu (26/7/2020), meski kondisi cuaca buruk dan air sungai meluap.

Pencarian korban juga dibantu petugas BPBD Nias Utara, personel Polres Nias dan personel  TNI AD 0213 NIas serta keluarga dan warga setempat.

 

Minggu malam ini pencarian dihentikan dan akan diteruskan pada Senin pagi (27/7/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X