3 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, 2 Puskesmas di Karawang Ditutup

Kompas.com - 26/07/2020, 16:39 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KARAWANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Karawang menutup sementara dua puskesmas setelah tiga tenaga medis dinyatakan positif Covid-19.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Karawang Nanik Jodjaya mengungkapkan, dari tes massal yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Rumah Galery Pemkab Karawang, Kamis (23/7/2020), 8 orang poitif Covid-19. Tiga di antaranya adalah tenaga kesehatan dan lima warga sipil.

"Kita tutup sementara Puskesmas Wanakerta dan Puskesmas Curug, setelah tenaga kesehatan kita positif," kata Nanik kepada Kompas.com di kantor Dinas Kesehatan Karawang, Minggu (26/7/2020.

Baca juga: Tes Massal oleh BIN di Karawang, 8 Orang Positif Corona

Nanik mengatakan, pihaknya tengah melakukan tracing kepada kontak erat ketiganya, termasuk pasien yang pernah ditangani ketiga tenaga kesehatan tersebut.

Ia juga meminta tenaga kesehatan dan pegawai di dua puskesmas ditutup untuk patuh melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Tracing sedang dilakukan," kata dia.

Sementara bagi warga di sekitar Puskesmas Wanakerta dan Curug yang hendak berobat diarahkan ke puskesmas, atau bagi yang mempunyai jaminan BPJS Kesehatan bisa ke klinik terdekat.

Kewalahan

Nanik mengaku pihaknya kewalahan melakukan tracing lantaran dalam dua hari terakhir kasus Covid-19 melonjak.

"Sementara kita tidak tes massal, kita arahkan untuk tracing dulu," kata dia.

Sebab, sebelumnya ditemukan klaster baru Covid-19 dari ormas di Telukjambe Timur. Di mana enam orang di antaranya ditemukan positif Covid-19.

"Sudah 62 orang kita lakukan tes swab," ujar Nanik.

Kini komplek ormas tersebut diterapkan karantina komunal. Mereka tak diperbolehkan keluar kompleks.

Baca juga: Selama Pandemi Corona, Kasus DBD di Karawang Malah Melonjak

Nanik mengungkapkan, tiga dari ormas tersebut diketahui baru pulang dari Surabaya. Kemudian satu di antaranya sakit dan dinyatakan positif Covid-19.

"Kami terus lakukan tracing, dan ditemukan enam positif," ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Regional
Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Regional
15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

Regional
Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Regional
Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Regional
Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Regional
Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Regional
Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X