Kompas.com - 25/07/2020, 13:50 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandun, Kamis (23/7/2020). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandun, Kamis (23/7/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terhadap provinsinya.

Hasil evaluasi itu dianggap Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, sebagai kabar baik.

"Berita baik, Provinsi Jawa Barat adalah provinsi terbesar yang zona risiko rendahnya paling banyak yaitu 88 persen," kata Kang Emil kepada wartawan di Sukabumi, Sabtu (25/7/2020).

Baca juga: Bakal Makam Sunda Wiwitan Disegel, Ridwan Kamil Minta Tak Ada Persekusi Sepihak

Menurut Kang Emil, dengan adanya hasil evaluasi tersebut sehingga dalam penanganan Covid-19 di Jawa Barat akan mengambil kebijakan baru yaitu zona hijau berbasis kecamatan.

Artinya bila di Sukabumi, ada satu kecamatan yang positif Covid-19 sedangkan lainnya tidak ada, berarti kecamatan yang nihil kasus bisa melaksanakan sekolah tatap muka.

"Persiapan sudah dilakukan. Kota Sukabumi menjadi contoh untuk sekolah tatap muka yang belum lama dikunjungi Pak Wapres," ujar dia.

Kang Emil hadir di Sukabumi pada kegiatan Touring Bhakti Sosial dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 di Lapang Merdeka.

Turut hadir di antaranya Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar Ade Adhyaksa, Kapolda Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Pangdam lll/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Baca juga: Pesan Hoaks Warga Jatim Tak Bermasker Didenda Menjiplak Unggahan Ridwan Kamil

Rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat itu diterima Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan unsur Forkopimda Kota Sukabumi.

Sebagai informasi, berdasarkan informasi di https://pikobar.jabarprov.go.id/ pada 25 Juli 2020, ada 5.915 kasus orang terinfeksi Covid-19 di Jawa Barat.

Dari jumlah itu, sebanyak 3.238 di antaranya masih dalam perawatan dan isolasi mandiri.

Sedangkan jumlah orang yang sudah sembuh dari virus corona di Jawa Barat berjumlah 2.471 dan 206 lainnya meninggal dunia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X