[POPULER NUSANTARA] 9 Kerbau Hilang Dicuri, Pemilik Histeris| Wakil Wali Kota Solo Terpapar Corona

Kompas.com - 25/07/2020, 06:45 WIB
Pemilik kerbau memeluk salah satu kerbau yang dicuri dan diambil dagingnya IstimewaPemilik kerbau memeluk salah satu kerbau yang dicuri dan diambil dagingnya
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Seorang warga Kota Cilegon menangis histeris saat menemukan sembilan ekor kerbaunya mati di Kawasan Industri Krakatau Steel Kota Cilegon, Banten.

Di lokasi penemuan ada bekas jejak roda kendaraan roda empat. Ada dugaan kawanan pencuri beraksi dan membawa daging kerbau menggunakan mobil bak terbuka pad Kamis (23/7/2020) dini hari.

Sementara itu di Solo, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah hasil pemeriksaan swab tenggorokannya keluar pada Kamis (23/7/2020).

Purnomo memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta pada Kamis (16/7/2020).

Dua berita tersebut menjadi perhatian pembaca Kompas.com dan berikut lima berita populer nusantara selengkapnya.

1. Kerbaunya hilang, pemilik menangis histeris

Purwanti menangis saat melihat kerbau miliknya yang dicuriKOMPAS.com/ISTIMEWA Purwanti menangis saat melihat kerbau miliknya yang dicuri
Salah satu warga Kota Cilegon menangis histeris saat mengetahui sembilan kerbau yang telah dipeliharanya selama 8 tahun mati di Kawasan IndustriKrakatau Steel, Kota Cilegon, Banten.

Di lokasi kejadian ada bekas jejak mobil roda emmapt. Kuat dugaan kawanan pencuri beraksi dan membawa daging kerbau menggunakan mobil bak terbuka pada Kamis (23/7/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lokasi kandang dengan lokasi penemuan sembilan ekor kerbau yang mati sekitar 200 meter.

Hani Purnomo anak pemilik kerbau mengatakan jika orangtuanya masih sulit menenerima jika sembilan kerbau yang akan dijual untuk kebutuhan Idul Adha utu digasak maling.

"Ini kejadian pertama kali. Bapak juga stres, makanya saya ambil cuti kerja buat menenangkan orangtua juga, terutama ibu nangis juga," ujar Hani.

Baca juga: Pemilik Kerbau Menangis Histeris, Ditemukan Bekas Ban Mobil di Lokasi

2. Tukang pijat perkosa pelanggan

Ilustrasi SHUTTERSTOCK Ilustrasi
DA (40) seorang tukang pijat di Surabaya nekat memperkosa pelangganya saat suami korban menunggu di ruang tamu.

Aksi pemerkosaan tersebut terjadi di rumah korban pada Selasa (21/7/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

DA diundang oleh suami korban untuk memijat istrinya yang mengeluh nyeri di bagiian perut.

Sang suami curiga saat ia mendengar suara gaduh di dalam kamar dan dan terdengar suara teriakan lirih dari istrinya.

Saat suami korban masuk ke dalam kamar, ia kager melihat istrinya diperkosa.

Kapolsek Sukolilo AKP Subiyantana mengatakan ada dugaan pelaku sudah merencanakan niat jahatnya dari rumah.

"Memang dia sudah niat dari rumah. Terindikasi seperti itu karena dia (pelaku) juga tidak pakai celana dalam," tuturnya.

Terlebih lagi, sehari sebelumnya pada Senin (20/7/2020), pelaku juga sudah pernah bertemu korban yang berniat memesan jasanya.

Baca juga: Dengar Suara Gaduh di Kamar, Suami Ini Pergoki Istrinya Diperkosa Tukang Pijat Langganan

3. Tak punya ponsel, siswa SMP belajar di sekolah

Ilustrasi siswaDOK. PIXABAY Ilustrasi siswa
Dimas Ibnu Alias tetap berangkat ke sekolah di SMPN 1 Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah karena ia tak memiliki ponsel.

Ia mengikuti pelajaran di kelas seorang diri. Sementara teman-temannya belajar lewat daring menggunakan ponsel pintar di rumahnya masing-masing.

Ayah Dimas, Didik Suroyo adalah seorang nelayan. Sedangkan sang ibu, Asiatun bekerja sebagai buruh pengeringan Ikan. Mereka tinggal di Desa Pantiharjo. Kecamatan Kalioro, Kabupaten Rembang.

"Barangkali, bagi keluarganya, beras jauh lebih dibutuhkan daripada ponsel pintar dan kuota internet," kata Kepala SMPN 1 Rembang Isti Chomawati, Kamis (23/7/2020).

Setia berangkat ke sekolah, Dimas diantar oleh ibunya dengan menggunakan sepeda motor. Namun saat pulang, ia diantar oleg wali kelasnya sampai di rumahnya.

"Ia datang diantar ibunya naik sepeda motor. Setelah itu ditinggal lantaran ibunya bekerja sebagai karyawan pengeringan ikan. Selesai pembelajaran, Dimas diantar wali kelas sampai rumah," jelas Isti.

Baca juga: Tak Punya Smartphone, Siswa SMP Ini Tetap Bersekolah meski Sendirian di Kelas

4. Bupati Jember dimakzulkan

Bupati Jember, Faida. Foto diambil pada 2017.KOMPAS/ANGGER PUTRANTO Bupati Jember, Faida. Foto diambil pada 2017.
Bupati Jember Faida dimakzulkan oleh seluruh fraksi di DPRD Jmeber melalui sidang paripurna Hak Menyatakan Pendapat (HMP) yang digelar pada Rabu (22/7/2020).

Saat sidang paripurna, Faida hanya memberikan jawaban tertulis sebanyak 21 halaman yang dikirimkan pada DPRD Jember.

Namun anggota DPRD Jember sepakat tak membacakan jawaban tertulis itu di sidang paripurna.

Menurut Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, DPRD sudah tak menginginkan keberadaan Bupati Faida karena hak interpelasi dan hak angket yang digunakan DPRD Jember tak digubris.

Baca juga: Bupati Jember Dimakzulkan, Begini Tanggapan Mendagri Tito Karnavian

Ia menyebut DPRD Jember menganggap bupati telah melanggar sumpah jabatan.

Itqon menjelaskan, DPRD Jember hanya bisa memakzulkan bupati secara politik karena lembaga yang bisa memecat bupati secara sah hanya Kementerian Dalam Negeri Melalui fatwa Mahkamah Agung.

Sementara itu dalam surat tertulisnya, Faida mengaku tak mengetahui pasti alasan DPRD Jember mengajukan HMP.

Ia juga menyebut usulan HMP tak memenuhi syarat.

Saat sidang digelar, ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Mayarakat Jember (AMJ) menggelar demo di DPRD Jember. Massa menuntut Bupati Faida mundur dari jabatannya.

Baca juga: Sudah Tak Diinginkan, Bupati Jember Dimakzulkan

5.  Wakil Wali Kota Solo terpapar Covid-19

Bakal calon wali kota yang ditugaskan DPC PDI-P Solo sekaligus Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Bakal calon wali kota yang ditugaskan DPC PDI-P Solo sekaligus Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo.
Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah hasil pemeriksaan swab tenggorokannya keluar pada Kamis (23/7/2020).

Purnomo memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta pada Kamis (16/7/2020).

Pulang dari Jakarta, Purnomo menjalani pemeriksaan swab pada Jumat (17/7/2020) dan hasilnya negatif.

Setelah itu kembali dilakukan swab pada Sabtu (18/7/2020). Dari hasil swab tenggorokan yang kedua tersebut hasilnya dinyatakan positif.

Sekretaris Daerah Solo Ahyani membenarkan informasi tersebut.

Baca juga: Wakilnya Positif Covid-19, Wali Kota Solo: Saya Juga Ikut Swab

"Iya, (sedang) isolasi mandiri," kata Ahyani yang juga Ketua pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo saat dihubungi via telepon, Jumat (24/7/2020).

Saat ini, Gugus Tugas Covid-19 Solo sedang menelusuri riwayat kontak erat Purnomo.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menambahkan, akan melakukan pemeriksaan swab setelah Purnomo dinyatakan positif Covid-19.

"Saya juga ikut swab. Tidak usah takut dan tidak boleh stres, dan tidak boleh marah," kata dia.

Baca juga: Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo Positif Covid-19, Punya Riwayat Pergi ke Jakarta

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Labib Zamani, Rasyid Ridho | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief, Abba Gabrillin, David Oliver Purba, Khairina, Rachmawati)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.