Tolak Musda X, Massa Geruduk Kantor Golkar Indramayu

Kompas.com - 25/07/2020, 00:23 WIB
Kantor DPD Partai Golkar Indramayu saat digruduk massa menolak Musda ke X. KOMPAS.com/ Mohamad Umar AlwiKantor DPD Partai Golkar Indramayu saat digruduk massa menolak Musda ke X.

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Partai Golkar di Indramayu, Jawa Barat, mengalami konflik internal menjelang Pilkada 2020.

Sekretariatnya di Jalan Olahraga, Indramayu, pada Jumat (24/7/2020) sore digeruduk massa yang menolak penyelenggaraan Musda X Partai Golkar. Massa juga menganggap perhelatan Musda X pada 16 Juli tersebut ilegal.

"Kalau pun ada Musda, itu Musda harus sesuai AD/ART Partai Golkar. Musda yang sesuai dengan mekanisme aturan yang sudah ditetapkan organisasi," ujar anggota Partai Golkar, Daniel Muttaqin Syafiuddin, kepada wartawan saat di lokasi, Jumat (24/7/2020).

Daniel mengungkapkan, konflik internal di partai penguasa Indramayu tersebut disebabkan kesalahan komunikasi kader.

Baca juga: Sekitar 22.000 Kepala Keluarga di Indramayu Dapat Bantuan Sosial

 

Menurutnya, berdasarkan kesepakatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jabar, untuk kabupaten yang akan melaksanakan pilkada, Musda harus ditunda sampai pilkada selesai.

"Tapi ini kan berdasarkan kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota. Kalau memang sekiranya di bulan Agustus sesuai dengan petunjuk DPP untuk per tanggal 31 ini kita harus dilaksanakan (Musda), ya kita jalankan," jelas Daniel.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut tim hukum Musda X, Mahfudin, mengungkapkan penyelenggaraan Musda X sesuai dengan aturan organisasi.

Surat No B-32/GOLKAR/VII/2020 DPD Jawa Barat menurutnya terlambat diterbitkan karena diberikan DPD sehari sebelum pelaksanaan Musda.

Mahfudin menjelaskan, sejumlah kader partai tidak mengakui penyelenggaraan dan hasil Musda X karena ketidakhadiran perwakilan dari DPD Jawa Barat.

"Persoalan ketidakhadiran unsur DPD provinsi, kami juga diskusi sama ketua bidang organisasi. Apakah sebuah musda itu legalitasnya hanya ketidakhadiran DPD provinsi, kan itu. Mana daulat anggota. Daulat anggota dan organisasi itu kan ada di musyawarah," terang Mahfudin.

Baca juga: Mengenal Blengep Cotot, Kue Khas Indramayu yang Langka dan Melegenda

Sebelumnya, DPD Partai Golkar Indramayu menggelar Musda ke X di Hotel Handayani Indramayu, Jawa Barat, pada 16 Juli 2020.

Musda tersebut oleh sebagian anggota dinilai ilegal karena tidak sehaluan instruksi DPD Golkar Jawa Barat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hindari Covid-19, Relawan Banjir Bandang di Gunung Mas Puncak Bogor Dibatasi

Hindari Covid-19, Relawan Banjir Bandang di Gunung Mas Puncak Bogor Dibatasi

Regional
Penyanyi Kafe Ini Berhubungan Seks dengan Pelanggan, Ternyata Ada Layanan Prostitusi

Penyanyi Kafe Ini Berhubungan Seks dengan Pelanggan, Ternyata Ada Layanan Prostitusi

Regional
Pasangan Kekasih Disiram Air Keras Saat Antar Barang Orderan, 4 Pelaku Sudah Buntuti Korban

Pasangan Kekasih Disiram Air Keras Saat Antar Barang Orderan, 4 Pelaku Sudah Buntuti Korban

Regional
Undip Akui Ada Serangan yang Diduga Membuat Data Mahasiswa Bocor

Undip Akui Ada Serangan yang Diduga Membuat Data Mahasiswa Bocor

Regional
Cerita Satgas Karawang Terima Laporan Warga Tak Dapat Bansos, Setelah Dicek Rumahnya Mewah

Cerita Satgas Karawang Terima Laporan Warga Tak Dapat Bansos, Setelah Dicek Rumahnya Mewah

Regional
PLN Minta Maaf 3 Kabupaten di Aceh Mati Listrik Mendadak, akibat Suplai Gas Terganggu

PLN Minta Maaf 3 Kabupaten di Aceh Mati Listrik Mendadak, akibat Suplai Gas Terganggu

Regional
Ditabrak Pemuda Mabuk Miras, Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas

Ditabrak Pemuda Mabuk Miras, Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas

Regional
Dedi Mulyadi Upayakan Kasus Anak Gugat Bapak Rp 3 Miliar Selesai di Luar Sidang

Dedi Mulyadi Upayakan Kasus Anak Gugat Bapak Rp 3 Miliar Selesai di Luar Sidang

Regional
PMI Pekanbaru Layani Donor Konvalesen dari Penyintas Covid-19

PMI Pekanbaru Layani Donor Konvalesen dari Penyintas Covid-19

Regional
Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Regional
Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Regional
Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Regional
Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Regional
Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Regional
Ruang Isolasi di RSUP Kota Madiun Penuh, Sementara Tak Terima Pasien Covid-19, Satu Bangsal Ditutup

Ruang Isolasi di RSUP Kota Madiun Penuh, Sementara Tak Terima Pasien Covid-19, Satu Bangsal Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X