Pasien Sembuh Covid-19 di Gresik Cetak Rekor, Patuhi Protokol Kesehatan

Kompas.com - 24/07/2020, 19:43 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

GRESIK, KOMPAS.com - Dalam dua hari secara berurutan, pasien positif corona (Covid-19) asal Kabupaten Gresik, yang sembuh jumlah cukup signifikan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik menyatakan, sebanyak 82 pasien sembuh dari Covid-19, Jumat (24/7/2020).

Sebuah rekor baru catatan kesembuhan pasien dalam satu hari, setelah sehari sebelumnya mereka mengumumkan ada sebanyak 78 pasien sembuh.

Baca juga: Pemkot Malang Siapkan Lokasi Khusus untuk Pemakaman Jenazah Covid-19

Sebanyak 82 pasien yang dinyatakan sembuh pada hari ini, sembilan di antaranya berasal dari Kecamatan Balongpanggang, tiga dari Kecamatan Benjeng, tujuh dari Kecamatan Driyorejo, 18 dari Kecamatan Gresik kota, empat dari Kecamatan Kebomas, 26 dari Kecamatan Manyar dan 15 lainnya dari Kecamatan Menganti.

"Kita semua harus syukuri, bahwa angka kesembuhan Covid-19 di Gresik dari hari ke hari semakin baik dan meningkat. Bahkan, hari ini dua kali lipat lebih dari angka penambahan positif," ujar Kepala Dinkes Gresik Saifudin Ghozali, melalui pesan tertulis, Jumat sore.

Selain mengonfirmasi sebanyak 82 pasien sembuh, Dinkes Gresik juga mengumumkan tambahan kasus baru sebanyak 33, dengan satu orang meninggal dunia.

Tambahan ini membuat total positif terkonfirmasi sebanyak 1.594 kasus.

Rinciannya, sebanyak 780 pasien masih dirawat, 138 meninggal dunia dan 676 dinyatakan sembuh.

Baca juga: Pasien Covid-19 Sembuh di Bali Capai 75,93 Persen, Warga Diingatkan Tetap Disiplin

"Terima kasih kepada semua dokter, tenaga medis, pihak rumah sakit dan puskesmas, serta semua pihak," ucap dia.

Kendati demikian, dengan masih banyaknya kasus positif baru yang terjadi, membuat Ghozali tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi dan mentaati protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

"Tapi yang paling penting adalah, tetap dan wajib waspada, serta tegakkan protokol kesehatan. Sebab, tenaga kesehatan adalah benteng terakhir dalam penanganan Covid-19. Mari kita bantu dengan menegakkan protokol kesehatan," pungkas dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X