Kompas.com - 24/07/2020, 18:24 WIB
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Senin (3/2/2020) KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoKepala BKKBN Hasto Wardoyo, Senin (3/2/2020)

SALATIGA, KOMPAS.com - Kepala BKKBN Republik Indonesia Hasto Wardoyo mengatakan, meningkatnya jumlah kehamilan akibat terhambatnya layanan kontrasepsi selama pandemi Covid-19.

Berdasarkan pengamatan BKKBN, kehamilan tidak direncanakan di beberapa daerah di Indonesia terbilang cukup tinggi dan bisa menimbulkan akibat fatal.

"Pada kondisi pandemi seperti ini membuat para pasien ragu untuk memeriksakan kesehatan reproduksi ke fasilitas kesehatan yang ada," jelasnya dalam webinar bertema Mewaspadai Dampak Kependudukan Akibat Pandemi Covid-19 di UKSW Salatiga, Jumat (24/7/2020).

Baca juga: IBI: Tak Mungkin Ibu Hamil 1 Jam, Itu Disebut Kehamilan Samar

Hasto juga menyampaikan pandemi Covid-19 seperti ini terjadi penurunan angka pelayanan KB.

Menyiasati hal tersebut, pihaknya telah memperbarui skema pelayanan KB di era adaptasi kebiasaan baru.

“Banyak hal yang kita lakukan sehingga penyuluh KB dan petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) masih bisa aktif bergerak untuk melayani masyarakat. Alur pelayanan PKB dan PLKB sudah kita buat dan sosialisasikan. Kami juga berharap sekiranya tindakan-tindakan ini bisa membuat pelayanan kami lebih responsif terhadap situasi dan perubahan yang ada,” ujarnya.

Baca juga: Cegah Kehamilan Tak Direncanakan Saat Pandemi, BKKBN Bagikan Kontrasepsi Gratis

Ketua Koalisi Kependudukan Kota Salatiga Daru Purnomo menuturkan, pandemi Covid-19 turut membawa dampak pada masalah kependudukan seperti kesehatan wanita dan anak hingga meningkatnya angka kehamilan tidak direncanakan.

"Perlu adanya jaminan atas solusi dari keresahan tersebut, kondisi pandemi ini sangat menghambat berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menekan laju kependudukan sehingga perlu pemikiran bersama," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Koalisi Kependudukan Indonesia Sonny Harry B Harmadi menuturkan, sejak 2012 Indonesia mengalami masa bonus demografi di mana kondisi terbaiknya ada pada tahun 2020-2024.

Namun, lanjutnya, saat ini justru tengah dihadapkan dengan pandemi Covid-19.

Menurut dia, kondisi demikian berakibat pada meningkatnya kuantitas angka kelahiran namun dari segi kualitas justru menurun.

“Pemeriksaan kehamilan di masa pandemi seperti ini cenderung menurun karena orang menghindari fasilitas kesehatan dan enggan untuk memeriksakan kehamilannya. Hal tersebut juga didukung oleh beberapa kasus tentang ibu hamil yang tertular Covid-19 saat memeriksakan kehamilannya di fasilitas kesehatan ini akan memengaruhi kualitas dari bayi yang lahir hingga risiko kematian ibu,” tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X