Kompas.com - 24/07/2020, 14:40 WIB
Kepala Bidang Ketenagaan PAUD, TK, SD dan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Ridwan AS Kompas.com/Ahmad DzulviqorKepala Bidang Ketenagaan PAUD, TK, SD dan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Ridwan AS

NUNUKAN, KOMPAS.com – Sebanyak 422 guru di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kehilangan tunjangan khusus.

Hal tersebut dikarenakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI memangkas anggaran tunjangan khusus untuk guru di wilayah Terpencil Terisolir dan Tertinggal (3T) dialokasikan untuk penanganan Covid–19.

"Hal ini berhubungan erat dengan kebijakan baru di mana tunjangan khusus guru di perbatasan RI mengacu pada Indeks Desa Membangun (IDM) Kementerian PDT dan Transmigrasi." ujar Kepala Bidang Ketenagaan PAUD, TK, SD dan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Ridwan AS, Jumat (24/7/2020).

Baca juga: Sudah 4 Bulan Gaji Kepala Desa di Nunukan Tak Terbayar, Kades: Selalu Seperti Itu

Dia menerangkan, pada IDM Kemendes PDT dan Transmigrasi dijelaskan tunjangan khusus 2020 tidak hanya bagi daerah dengan kategori terpencil melainkan terdapat kriteria lain yakitu daerah sangat terpencil.

Sementara untuk desa dengan spesifikasi terpencil atau desa berkembang, maju, dan mandiri, sudah tidak lagi mendapatkan alokasi anggaran khusus tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami meminta penjelasan Kemendikbud melalui surat, jawaban mereka, selain berpatokan pada IDM Kemendes, ada dalam aturan ADD dan DD supaya tiap desa mengalokasikan 10 persen anggarannya untuk sektor pendidikan," jelasnya.

Bagi guru PNS yang tadinya ada 411 penerima tunjangan khusus pada 2019, pada tahun 2020 hanya tercatat 115 penerima.

Baca juga: Uang Insentif Guru Madrasah Diniyah Dipotong karena Covid-19, Ini Kata DPRD Kendal

Sementara untuk guru non PNS ada 157 penerima pada tahun 2019, tahun ini hanya 31 penerima.

Alokasi tunjangan khusus untuk guru wilayah terpencil sudah dicairkan untuk triwulan pertama dengan besaran Rp 1,1 miliar, yang dibagikan terhadap 115 guru PNS dan 31 guru non PNS.

"Nominalnya sama dengan sebulan gaji, jadi berbeda beda, tergantung pangkat golongan, juga masa pengabdian, jadi itu kebijakan pusat, selanjutnya untuk yang non PNS kita akan Inpassing supaya besaran tunjangan juga berubah tahun depan," jelas Ridwan.

Selain itu, Pagu anggaran untuk tunjangan khusus guru wilayah terpencil tahun 2020 juga mengalami selisih sebesar Rp 2,2 miliar dari tahun sebelumnya.

Tak hanya tunjangan khusus guru di Kabupaten Nunukan, alokasi untuk tambahan penghasilan (tamsil) non sertifikasi juga berubah, dari pagu anggaran Rp 1.3 miliar menjadi Rp 1,2 miliar.

Namun demikian, ada alokasi anggaran yang justru bertambah yaitu anggaran tunjangan profesi guru (TPG) untuk guru tenaga kependidikan (GTK) dari pagu anggaran Rp 26,2 miliar menjadi Rp 27 miliar.

"Ini dikarenakan banyak guru yang baru lolos sertifikasi sehingga alokasi ditambah." kata Ridwan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.