Saat Polisi di Lamongan Jualan Telur di Pinggir Jalan hingga Dapat Penghargaan dari Mabes Polri

Kompas.com - 23/07/2020, 17:30 WIB
Aipda Purnomo saat menerima penghargaan dari Kakorlantas Mabes Polri melalu Dirlantas Polda Jatim
Dokumentasi Pribadi/SURYA.co.idAipda Purnomo saat menerima penghargaan dari Kakorlantas Mabes Polri melalu Dirlantas Polda Jatim

KOMPAS.com- Sosok penjual telur ayam jawa sekaligus anggota Polres Lamongan, Jawa Timur, Aipda Purnomo dianggap menginspirasi.

Dari telur jawa yang dia jual, Aipda Purnomo mengajak pembelinya untuk bersedekah.

Seluruh hasil penjualan telur itu disedekahkan untuk membantu masyarakat tidak mampu, mulai dari bedah rumah hingga membangun fasilitas MCK di perkampungan.

Baca juga: Gara-gara Telur, Aipda Purnomo Dapat Penghargaan dan Umrah Gratis dari Polri

Jualan saat tak berdinas

Ilustrasi telur ayam. SHUTTERSTOCK/Shulevskyy Volodymyr Ilustrasi telur ayam.
Purnomo mengaku melakukan kegiatan tersebut saat tidak berdinas.

Tak sendirian, dia bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam Yayasan Berkas Bersinar.

Mereka berjualan menggunakan mobil pribadi Purnomo di pinggir jalan di depan Pos Polisi Pasar Babat.

Purnomo membeli telur dari Sidoarjo dengan harga Rp 1.500 dan dijual dengan harga Rp 1.700.

Selisih harga Rp 200 itu tidak digunakan untuk mencari untung melainkan untuk bersedekah.

"Siapa pun yang membeli telur ayam kampung kami seharga Rp 1.700, secara otomatis langsung ikut bersedekah Rp 200," ujar Purnomo kepada Surya.co.id, Rabu (22/7/2020).

Baca juga: Ubah Teks Pancasila Lalu Upload di Medsos, Warga Bitung Diamankan Polisi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X