Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Dianiaya Tetangga, Bocah 8 Tahun Alami Pendarahan di Kepala

Kompas.com - 23/07/2020, 16:38 WIB
Wijaya Kusuma,
Dony Aprian

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anak berinisial A berusia delapan tahun mengalami pendarahan di kepala lantaran diduga telah dianiaya oleh tetangganya.

"Kejadiannya pada 11 Juli sekitar jam 10.30 WIB," ujar Kanit Reskrim Polsek Gamping Iptu Tito Satria Pradana, Kamis (23/7/2020).

Peristiwa penganiayaan itu berawal ketika korban bersama dua temannya melintas di depan rumah pelaku SO (44) di Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.

Baca juga: Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Saat korban melintas, kata Tito, SO yang sedang duduk di depan rumahnya diduga diejek korban dan teman-temannya.

"Pelaku dengan korban ini tetanggaan, tetapi beda RT," ucapnya.

Tak terima diejek, pelaku mengejar ketiga anak tersebut.

Namun naas, korban tertangkap hingga akhirnya dianiaya pelaku.

"Rambut korban dijambak, dibenturkan ke gerbang, dan kakinya diinjak," urainya.

Baca juga: Terbakar Api Cemburu, Pria di Makassar Nekat Aniaya Mantan Pacar

Pascakejadian itu, pria berusia 44 tahun ini menemui ibu korban dan meminta agar menasihati anaknya.

Korban kemudian menceritakan kejadian yang menimpanya kepada ibunya.

Saat bercerita itu, korban juga mengeluhkan sakit di bagian kepala dan kakinya.

Keluarga korban lantas membawa anaknya ke rumah sakit.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami pendarahan di bagian kepala.

Selain itu, kata dia, bagian punggung kaki kanan mengalami patah tulang.

"Keluarga korban membuat laporan dan sekitar jam 10 pelaku kita amankan," bebernya.

Di hadapan polisi, pelaku menganiaya karena merasa emosi setelah diejek oleh korban dan teman-temannya.

"Dikenakan Pasal 80 UU Perlindungan Anak juncto Pasal 351 KUHP. Ancamannya maksimal 15 tahun," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com