16 Pedagang Positif Covid-19, Aktivitas Pasar Wage Purwokerto Tetap Berjalan

Kompas.com - 23/07/2020, 14:15 WIB
Penyemprotan disinfektan saat penutupan Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINPenyemprotan disinfektan saat penutupan Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Sebanyak 16 pedagang di Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Meski demikian, pemerintah setempat tidak menutup aktivitas di pasar terbesar di Purwokerto ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Yunianto mengatakan, temuan 16 orang tersebut merupakan hasil tracing dari lima orang yang sebelumnya terkonfirmasi Covid-19.

"Swab kemarin kan lanjutan dari (hasil) swab terdahulu. Kemudian saat ditutup waktu itu sudah dilakukan kebersihan dan penyemprotan disinfektan," kata Yunianto saat dihubungi, Kamis (23/7/2020).

Baca juga: 6 Pegawai Positif Covid-19, Mal Pelayanan Publik Banyumas Tutup Sepekan

Beberapa waktu lalu, Pasar Wage Purwokerto sempat ditutup selama tiga hari setelah lima pedagang terkonfirmasi Covid-19.

"Saat ini yang dilakukan sama, tidak ditutup tapi ada tindakan, yaitu penyemprotan disinfektan pada saat pedagang kosong," jelas Yunianto.

Menurut Yunianto, dalam kondisi saat ini penanggulangan Covid-19 harus berjalan seiring dengan kegiatan ekonomi.

"Antara ekonomi dan kesehatan tidak bisa dipisah, jadi harus jalam semuanya. Karena kita sudah melakukan langkah, kami berpendapat seperti itu (kondisi pasar sudah aman)," jelas Yunianto.

Baca juga: 6 Orang Terkonfirmasi Covid-19, Puluhan Pegawai MPP Banyumas Jalan Tes Swab

Belasan pedagang yang terkonfirmasi, kata Yunianto, juga telah dievakuasi oleh petugas Dinas Kesehatan.

"Artinya sudah tidak di situ orangnya, sudah dibawa ke rumah sakit. Keluarga juga sudaj ditracing, termasuk lingkungan di rumah mereka," ujar Yunianto.

Diberitakan sebelumnya, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Banyumas, pada Rabu (22/7/2020) bertambah 38 orang.

Sebanyak 16 orang di antaranya merupakan pedagang Pasar Wage.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X