Seratusan Tenaga Kesehatan di RSUD Moewardi Solo Positif Corona, Banyak yang Sudah Sembuh

Kompas.com - 23/07/2020, 10:24 WIB
Ruang melati I RSUD Dr Moewardi Solo disiapkan sebagai ruang perawatan pasien coronavirus disease (Covid-19). Dokumentasi Humas RSUD Dr Moewardi SoloRuang melati I RSUD Dr Moewardi Solo disiapkan sebagai ruang perawatan pasien coronavirus disease (Covid-19).

SOLO, KOMPAS.com - Jumlah tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Dr Moewardi Solo, Jawa Tengah yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai seratusan orang.

Direktur RSUD Dr Moewardi Solo Cahyono Hadi mengatakan, seratusan nakes yang positif Covid-19 tersebut merupakan jumlah kumulatif dari dua pekan lalu.

Meski demikian, Cahyono menyatakan bahwa pelayanan rumah sakit tetap berjalan normal dan tidak terganggu.

"Pelayanan tidak terganggu, jumlah itu kumulatif dari dua minggu yang lalu dan sudah banyak yang sembuh. Hasil tracing dan tes kemarin 22 Juli dari 18 yang diperiksa dengan PCR swab hasilnya negatif semua," kata Cahyono saat dikonfirmasi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/7/2020).

Baca juga: Begini Penularan Corona di Klaster RSUD Moewardi Solo, Berawal dari 1 Dokter

Disebutkan bahwa nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut antara lain Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), perawat, dan staf administrasi rumah sakit.

Dari jumlah tersebut sebagian besar di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah.

"Sebagian besar nakes sudah negatif dan pulang ke rumah," terang Cahyono.

Baca juga: Positif Corona, 2 Pejabat Pemkab Grobogan Jalani Perawatan di RSUD Purwodadi

Lebih jauh, Cahyono mengatakan nakes yang sudah dinyatakan sembuh harus menjalani pemulihan terlebih dahulu selama tiga hari.

Setelah itu, lanjut Cahyono nakes yang sudah sembuh tersebut baru kemudian diperbolehkan masuk kerja kembali.

"Rata-rata tiga hari (pemulihan), dites swab ulang hasilnya negatif," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X