Sulitnya Cari Sumber Air di Gunungkidul, Mengebor Kedalaman 160 Meter hingga Pakai Geolistrik

Kompas.com - 23/07/2020, 10:13 WIB
Pelepasan Tangki Droping Pertama di Kantor BPBD Gunungkidul Selasa (21/7/2020) Dokumentasi TRC BPBD GunungkidulPelepasan Tangki Droping Pertama di Kantor BPBD Gunungkidul Selasa (21/7/2020)

Sementara wilayah Peyuyon juga dilakukan pencarian sumber air menggunakan geolistrik, namun dicari sampai ke beberapa titik tidak ditemukan.

Suhadi mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan air, warga sekitar dua padukuhan itu membeli air bersih dari tangki swasta sebesar Rp 80.000 pertangki.

"Upaya mencari solusi terus dilakukan namun belum maksimal," Kata Suhadi.

Baca juga: Tradisi Rasulan di Gunungkidul, Bertahan meski Sepi karena Pandemi

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki mengatakan, untuk hari pertama droping air bersih dilakukan di Kecamatan Semanu yakni di Padukuhan Peyuyon, dan Banyumanik, Kalurahan Pacarejo. Kemudian, Padusunan Ngalangombo, dan Sendang di Kalurahan Dadapayu.

Selain itu, Kecamatan Rongkop di Kalurahan Karangwuni di Padukuhan Karangwuni dan Kerdonmiri. Selain itu di Kalurahan Semugih Padukuhan Kemesu.

"Untuk tahun ini tahap pertama dilakukan dua Kecamatan Semanu dan Rongkop. Masing-masing padukuhan akan mendapatkan kiriman 4 kali," kata Edy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dijelaskan, tahun ini pihaknya mengaggarkan Rp 700 juta untuk droping air bersih.

Wilayah yang sudah mulai terdampak kekeringan di enam kapanenwon, dengan jumlah jiwa mencapai 101.181 orang.

Adapun kapanewon yang sudah melaporkan data kekeringan di antaranya Girisubo, Tepus, Rongkop, Saptosari, Paliyan dan Saptosari.

Dijelaskan, pihaknya sudah meningkatkan status siaga darurat kekeringan sejak Mei 2020 lalu, hal ini agar masyarakat mewaspadai potensi kekeringan.

Saat memasuki puncak kemarau kemungkinan akan ada tambahan permintaan droping air dari kapanewon seperti Patuk, Gedangsari, Ngawen hingga Semin.

Diakuinya, untuk droping air bersih saat ini pihaknya hanya bisa menggunakan 4 tangki dari 7 tangki milik BPBD. Hal ini lantaran 2 tangki harus menjalani perawatan karena rusak, dan 1 tangki digunakan untuk cadangan.

"Setiap tahun kita laporkan terkait kondisi kendaraan kita," kata Edy. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.