Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir Malaadministrasi, Sekda: Keputusan Dipekerjakan Lagi Ada di Bupati

Kompas.com - 22/07/2020, 21:43 WIB
Ombudsman Sumsel menyerahkan hasil Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Pemeriksaan dan Investigasi kasus pemberhentian 109 nakes di RSUD Ogan Ilir 20 Mei lalu. HANDOUTOmbudsman Sumsel menyerahkan hasil Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Pemeriksaan dan Investigasi kasus pemberhentian 109 nakes di RSUD Ogan Ilir 20 Mei lalu.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Pemkab Ogan Ilir Herman mengatakan pihak Pemkab Ogan Ilir akan melaksanakan rekomendasi yang dikeluarkan Ombusdman Perwakilan Sumsel kepada Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam. 

Pernyataan Herman itu disampaikan kepada wartawan usai menerima Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Rabu (22/7/2020) di Kantor Ombudsman Sumsel Palembang.

"Jadi hari ini kami diundang oleh Ombudsman Sumsel terkait dengan hasil pemeriksaan LAHP terkait nakes kita yang diberhentiankan oleh bapak Bupati," kata Herman di Kantor Ombudsman Sumsel Palembang, Rabu (22/7/2020). 

Baca juga: Final Kesimpulan Ombudsman: Pemecatan 109 Tenaga Medis RSUD Ogan Ilir Malaadministrasi

SK 109 nakes ditinjau ulang, tapi bekerja lagi atau tidak tergantung bupati

Herman menjelaskan ada beberapa rekomendasi yang disampaikan oleh Ombudsman Sumsel yang harus ditindak lanjuti.

"Ada beberapa rekomendasi yang disampaikan yang harus ditindak lanjuti, (yang paling menonjol) adalah soal SK pemberhentian nakes tersebut, mungkin akan kami tinjau kembali" kata Herman.

Namun ketika ditanya apakah 109 tenaga kesehatan itu akan dipekerjakan kembali Herman tidak bisa memastikan karena keputusan ada pada Bupati Ogan Ilir.

Baca juga: Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

"Hasil rekomendasi akan kita sampaikan ke bapak Bupati nanti, Bupati nanti yang memutuskan apa yang akan dilakukan," terang Herman

Herman menegaskan pihak Pemkab Ogan Ilir melalui Inspektorat juga telah melakukan investigasi dan mendengar saran dan masukan terkait masalah yang menjadi latar belakang pemberhentian 109 tenaga kesehatan tersebut.

"Nanti akan dibicarakan lebih lanjut," jelas Herman. 

Baca juga: Pemecatan 109 Nakes Dianggap Maladministrasi, Bupati Ogan Ilir Sebut Mengada-ada

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X