Momen Langka, Orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting Lahirkan Bayi Kembar

Kompas.com - 22/07/2020, 20:19 WIB
Linda, satu individu orangutan betina dan dua bayi kembarnya tertangkap kamera petugas di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Sabtu (18/7/2020). Potensi kelahiran kembar orangutan Kalimantan hanya 1,2 persen.   KOMPAS.com/Dok. Humas Balai TNTPLinda, satu individu orangutan betina dan dua bayi kembarnya tertangkap kamera petugas di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Sabtu (18/7/2020). Potensi kelahiran kembar orangutan Kalimantan hanya 1,2 persen.

PANGKALAN BUN, KOMPAS.com - Di tengah penutupan kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) dari aktivitas pariwisata karena pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid1-9), ada kabar gembira yang datang.

Satu individu orangutan telah melahirkan bayi kembar di kawasan konservasi tersebut.

Beberapa staf Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) dan Orangutan Foundation International (OFI), salah satu yayasan nonpemerintah mitra kerja Balai TNTP, melaporkan telah melihat penampakan individu orangutan dengan anak kembar itu pertama kali pada 22 Desember 2019.

Baca juga: Unggahan Viral, Leonardo DiCaprio Dukung Penggalangan Dana untuk Lindungi Orangutan dari Covid-19

Lokasinya di Resort Pesalat, satu di antara beberapa feeding station, yaitu stasiun pemberian pakan tambahan bagi orangutan di kawasan TNTP.

Linda, individu betina beranak kembar itu dipastikan sebagai orangutan liar. Pada saat pertama kali terlihat, bayi satwa itu diperkiraan berusia sekitar satu bulan.

Saat ini, kedua bayi tersebut diperkirakan berusia sekitar tujuh sampai delapan bulan.

"Kami telah memberikan laporan tetapi tanpa disertai dokumentasi yang cukup baik sehingga masih sulit untuk memastikan informasi yang kami berikan," ujar Hadeli, staf OFI Resort Pesalat seperti dikutip dari siaran pers Humas Balai TNTP yang diterima Kompas.com, Rabu (22/7/2020).

Kepastian tentang keberadaan Linda didapat pada Sabtu (18/7/2020).

Baca juga: Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Saat itu, tujuh personel Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai TNTNP tengah melaksanakan monitoring rutin populasi bekantan.

Satu di antara tujuh personel itu adalah Humas Balai TNTP Efan Ekananda.

Saat berada di Resort Pesalat, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Tanjung Harapan, tim mendapati Linda yang sedang menggendong kedua bayinya hendak mendekati area pemberian makanan tambahan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X