Juru Parkir Positif Covid-19, Plaza Asia Sumedang Ditutup 1 Minggu

Kompas.com - 22/07/2020, 17:41 WIB
Plaza Asia, mall terbesar di Sumedang, Jawa Barat ditutup sementara setelah seorang juru parkir positif Covid-19. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHPlaza Asia, mall terbesar di Sumedang, Jawa Barat ditutup sementara setelah seorang juru parkir positif Covid-19. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Jawa Barat memutuskan menutup sementara pusat perbelanjaan terbesar di Sumedang, Plaza Asia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri mengatakan, penutupan dilakukan setelah salah seorang karyawannya Plaza Asia positif virus corona atau Covid-19.

Iwa menuturkan, penutupan dilakukan berdasarkan surat keputusan Bupati Sumedang 443/4017/Huk.

Baca juga: Mayat Perempuan Mengambang di Saluran Air Samping RSUD Sumedang

Penutupan sementara ini akan berlaku mulai Kamis (23/7/2020) hingga Rabu (29/7/2020), atau selama satu minggu ke depan.

"Penutupan sementara mall Plaza Asia ini menindaklanjuti adanya temuan seorang juru parkir yang terpapar Covid-19, hasil swab tes masif yang dilakukan sebelumnya," ujar Iwa kepada Kompas.com, Rabu.

Iwa mengatakan, melalui surat keputusan Bupati Sumedang ini, selain menutup sementara mall, seluruh karyawan Plaza Asia juga wajib melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

"Manajemen Plaza Asia juga kami minta untuk melakukan pemantauan kepada seluruh karyawannya untuk memastikan mereka (karyawan) mematuhi protokol kesehatan dan disiplin dalam melakukan isolasi di rumah masing-masing," tutur Iwa.

Baca juga: Soal Denda bagi yang Tidak Pakai Masker, Ini Respons Bupati Sumedang

Iwa menyebutkan, manajemen Plaza Asia juga wajib melakukan pembersihan lingkungan mall dengan cairan disinfektan secara menyeluruh.

"Dengan adanya temuan ini, kami juga masih fokus melakukan tracing kontak orang-orang yang melakukan erat dengan pasien ke 17 berinisial EL, 29 tahun ini," sebut Iwa.

Iwa mengatakan, juru parkir Plaza Asia Sumedang ini diduga terpapar Covid-19, pasca-melakukan perjalanan ke zona merah, Bekasi.

"Pasien ke 17 ini sebelumnya menghadiri resepsi pernikahan keluarganya di Bekasi. Untuk hasil tracing sendiri yang sudah di-swab ada 4 anggota keluarga, sisanya masih terus kami dalami," kata Iwa.

Iwa menambahkan, dengan adanya tambahan warga positif Covid-19 ini, maka total pasien positif corona yang masih dirawat di RSUD Sumedang sebanyak 4 orang.

"Dari 17 warga Sumedang positif Covid-19, 13 di antaranya sudah sembuh dan telah diperbolehkan pulang," kata Iwa.

 

Tanggapan Manajemen Plaza Asia Sumedang

Sementara itu, General Manajer Plaza Asia Sumedang Buddy Indrasakti mengatakan, sudah menerima surat penutupan sementara dari Gugus Tugas Sumedang.

Meski akan berdampak pada penurunan ekonomi, karena harus menutup tenant dan merumahkan karyawan, namun manajemen Plaza Asia Sumedang akan mengikuti instruksi dari Gugus Tugas Sumedang ini.

Budi menuturkan, akan mengikuti instruksi penutupan sementara dari Pemkab Sumedang, dalam upaya memutus penyebaran virus corona di Sumedang.

"Kami sudah terima suratnya hari ini. Kami mengapresiasi dan akan mengikuti seluruh petunjuk dari pemerintah daerah, karena ini juga sebagai upaya pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19," ujar Budi kepada Kompas.com melalui sambungan telepon.

Baca juga: Kabupaten Sumedang Menuju Zona Hijau

Buddy menyebutkan, terkait permintaan Gugus Tugas Sumedang kepada manajemen Plaza Asia, yang meminta untuk mengawasi karyawan selama 1 minggu, telah dilakukan melalui briefing hari ini.

"Pagi tadi, kami sudah briefing dengan manajemen dan seluruh karyawan. Pada intinya, kami menegaskan agar seluruh karyawan disiplin melakukan isolasi di rumah masing-masing. Karena, ini juga demi kebaikan dan kesehatan seluruh karyawan," tutur Budi.

Budi menuturkan, terkait soal gaji karyawan selama dirumahkan 1 minggu, manajemen Plaza Asia akan mengikuti ketentuan dan aturan dari Dinas Ketenagakerjaan Sumedang.

"Kami berharap, kepada seluruh karyawan untuk tetap tenang, menjaga kesehatannya dengan melakukan isolasi di rumah masing-masing," tutur Budi.

Baca juga: Heboh Domba Bermata Satu di Sumedang, Hanya Sanggup Hidup 28 Jam

Buddy menambahkan, warga Sumedang tidak perlu takut dan mengajak untuk kembali berbelanja ke Plaza Asia Sumedang setelah masa penutupan sementara berakhir.

"Jadi nanti, pada tanggal 30 Juli kami buka kembali, warga tidak perlu takut untuk kembali datang ke Plaza Asia. Karena selama ini pun kami telah menerapkan protokol kesehatan di lingkungan Plaza Asia. Dengan adanya temuan satu pegawai positif Covid-19 ini, tentunya ke depan kami akan lebih meningkatkan protokol kesehatan di Plaza Asia. Sehingga warga bisa aman dari penyebaran Covid-19," kata Buddy.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Regional
Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Regional
Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X