Kronologi Penangkapan Pengusaha Bengkel di Bandung yang Rakit Senjata, Ditemukan Ratusan Amunisi Tajam

Kompas.com - 22/07/2020, 15:43 WIB
Direskrimum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi dan Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga tengah memperlihatkan barang bukti senjata api laras panjang rakitan seorang pengusaha bengkel berinisial AS. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIDireskrimum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi dan Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga tengah memperlihatkan barang bukti senjata api laras panjang rakitan seorang pengusaha bengkel berinisial AS.

KOMPAS.com - Seorang pengusaha bengkel di Kampung Pamucutan Desa Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berinisial AS (45), ditangkap polisi karena merakit senjata api jenis kaliber panjang tanpa izin, Sabtu (18/7/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.

Selain itu, polisi juga menemukan ratusan peluru tajam di rumahnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi mengatakan, ditangkapnya pelaku berawal dari dari informasi masyarakat adanya perakitan senjata di daerah tersebut.

Baca juga: 2 Pria yang Bobol 3 Bank dan Kuras Rp 300 Juta dengan Manfaatkan Sampah Struk ATM Sudah Beraksi Sejak 2018

Mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, didapati sebuah bengkel kendaraan bermotor yang menyatu dengan rumah.

Kemudian dilakukan penggeledahan, dari dalam rumah tersebut polisi mendapatkan tiga senjata api dan menemukan ratusan peluru tajam.

" Amunisi sekitar 200 butir, baik kaliber 7,62 maupun 9 , dan kaliber 5,56. Ini amunisi peluru tajam, kemungkinan bisa digunakan kejahatan," kata Patoppoi saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Rabu (22/7/2020).

Baca juga: Pengusaha Bengkel di Bandung Rakit Senjata dan Miliki Ratusan Amunisi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

Regional
15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

Regional
Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Regional
Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Regional
Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Regional
Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Regional
Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Regional
Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Regional
179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

Regional
Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Regional
Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Regional
5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

Regional
Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Regional
Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X