KILAS DAERAH

Tingkat Kemiskinan di Babel Rendah, Gubernur Erzaldi Berikan Apresiasi

Kompas.com - 22/07/2020, 14:58 WIB
Erzaldi Gubernur Babel apresiasi tingkat kemiskinan Babel rendah Dok. Bidang IKPErzaldi Gubernur Babel apresiasi tingkat kemiskinan Babel rendah


KOMPAS.com - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ( Babel) Erzaldi Rosman mengapresiasi rendahnya angka kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Menurut data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Babel menempati peringkat terendah keempat se-Indonesia.

Meski demikian, Erzaldi menilai, data dari BPS tersebut patut dicermati dan dijadikan acuan yang menunjukkan semua unsur di provinsi berjalan, terutama menyangkut perekonomian.

"Terlebih, data yang dikumpul itu diambil Bulan September 2019 dan Maret 2020. Saat itu, pandemi Covid-19 baru muncul, termasuk juga di Babel," katanya, Rabu (22/07/2020).

Baca juga: Tim Gugus Tugas Covid-19 Babel Akan Dibubarkan, Ini Alasannya

Terkait hal itu, Erzaldi menilai ahwa rendahnya angka kemiskinan tersebut merupakan hasil sinergi baik pemerintah, legislatif, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkopimda), dan masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini.

"Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung. Seorang gubernur saja tidak bisa membuat program yang baik bagi perekonomian," katanya, Rabu (22/07/2020).

Menurut dia, rendahnya angka kemiskinan Babeluty disebabkan Garis Kemiskinan ( GK) Babel yang sangat tinggi, bahkan tertinggi se-Indonesia, yaitu di atas Rp 700.000, sedangkan GK nasional adalah sekitar Rp 400.000.

"Itu adalah standar yang telah ditetapkan, sehingga jika di Babel angka GK terendahnya Rp 700.000, dan ada yang di angka Rp 650.000, maka untuk angka nasional Babel masih tertinggi," sambung Gubernur Erzaldi.

Baca juga: 20 Karyawan Bank Sumsel Babel Positif Covid-19, Ini Penjelasan Manajemen

Ia menambahkan, jumlah tersebut diukur tiap dua kali dalam setahun. Pengukuran dilakukan berdasarkan kemampuan pemenuhan kebutuhan makanan dan non-makanan.

Sebagai informasi, Babel tetap bertahan di peringkat empat pada Maret 2020 dengan persentase sebesar 4,53 persen.

Sedangkan sebelumnya pada September 2019 dengan posisi yang sama, angka kemiskinan Babel sebesar 4,50 persen.

Namun, ada kenaikan sebesar 0,03 persen, di atas Bali, Kalimatan Selatan, dan disusul Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. (LEO/LISTYA)

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola Restoran di Padang Wajib Tes Swab, Jika Tak Patuh, Usahanya Akan Ditutup

Pengelola Restoran di Padang Wajib Tes Swab, Jika Tak Patuh, Usahanya Akan Ditutup

Regional
Saat  2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Saat 2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Regional
7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

Regional
Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Regional
Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Regional
Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Regional
Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Regional
Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Regional
Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Regional
Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Regional
Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Regional
Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Regional
6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

Regional
4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

Regional
Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X